Piala Dunia 2026 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump di pastikan akan ambil bagian dalam seremoni penyerahan trofi kepada tim juara Piala Dunia 2026. Kepastian tersebut di sampaikan langsung oleh Presiden FIFA. Gianni Infantino, yang menyebut Trump akan mendampinginya saat prosesi penyerahan trofi usai laga final.
Keterlibatan kepala negara tuan rumah dalam momen paling bergengsi di ajang sepak bola dunia itu langsung menarik perhatian publik. Pasalnya, kehadiran Trump di atas podium dinilai berbeda di banding tradisi yang di terapkan FIFA dalam beberapa edisi Piala Dunia sebelumnya.
Meski menuai pro dan kontra, FIFA memastikan seremoni penyerahan trofi akan tetap berlangsung sesuai rencana dengan melibatkan Presiden Amerika Serikat. Sebagai salah satu tokoh utama dalam acara tersebut.
Gianni Infantino Konfirmasi Donald Trump Akan Naik ke Podium
Dalam wawancara bersama program Fox & Friends, Presiden FIFA Gianni Infantino mengungkapkan bahwa dirinya akan mendampingi Donald Trump saat laga final Piala Dunia 2026 berlangsung. Keduanya di jadwalkan hadir di podium utama untuk menyerahkan trofi kepada kapten tim yang berhasil menjadi juara dunia.
Infantino menjelaskan bahwa momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian seremoni penutupan turnamen terbesar FIFA. Menurutnya, ia dan Trump akan menyaksikan pertandingan final bersama sebelum naik ke panggung untuk menyerahkan trofi kepada tim pemenang.
Pernyataan tersebut sekaligus mengonfirmasi bahwa Presiden Amerika Serikat akan memiliki peran resmi dalam prosesi yang di saksikan jutaan penonton di seluruh dunia.
Keputusan FIFA Tuai Perdebatan
Rencana menghadirkan Donald Trump dalam seremoni penyerahan trofi memunculkan berbagai tanggapan dari pecinta sepak bola. Tidak sedikit yang mempertanyakan keputusan FIFA karena di nilai berbeda dengan kebiasaan pada dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Pada Piala Dunia 2018 di Rusia maupun Piala Dunia 2022 di Qatar, Gianni Infantino menjadi satu-satunya pejabat FIFA yang berada di podium saat trofi di serahkan kepada kapten tim juara. Tradisi tersebut bahkan telah berlangsung sejak masa kepemimpinan mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter.
Kontroversi semakin menguat karena publik masih mengingat kejadian pada final Piala Dunia Antarklub tahun lalu. Saat itu Donald Trump tidak hanya menyerahkan trofi kepada kapten Chelsea, Reece James, tetapi juga tetap berada di atas panggung ketika para pemain merayakan keberhasilan mereka menjadi juara. Momen tersebut sempat menjadi perbincangan luas di media internasional.
Dengan latar belakang tersebut, keputusan FIFA untuk kembali melibatkan Trump pada final Piala Dunia 2026 di prediksi akan terus menjadi sorotan hingga turnamen berakhir.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Keterlibatan Pemimpin Negara Pernah Terjadi dalam Sejarah
Meski di anggap tidak lazim dalam era modern, keterlibatan pemimpin negara tuan rumah dalam penyerahan trofi sebenarnya bukan hal baru dalam sejarah Piala Dunia.
Salah satu contohnya terjadi pada Piala Dunia 1982 di Spanyol. Saat itu Raja Juan Carlos menyerahkan langsung trofi juara kepada kapten tim nasional Italia setelah mereka sukses memenangkan pertandingan final.
Lebih jauh lagi, tradisi serupa juga pernah terjadi pada Piala Dunia 1966 di Inggris. Ratu Elizabeth II menjadi sosok yang menyerahkan trofi kepada kapten tim nasional Inggris, Bobby Moore, usai membawa negaranya meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya.
Dua peristiwa tersebut menjadi catatan sejarah bahwa pemimpin negara tuan rumah pernah di beri kehormatan untuk ikut dalam seremoni penyerahan trofi. Meskipun praktik tersebut kemudian jarang dilakukan pada edisi-edisi berikutnya.
Final Piala Dunia 2026 Di pastikan Menjadi Sorotan
Selain karena persaingan memperebutkan gelar juara dunia, partai final Piala Dunia 2026. Di perkirakan akan menjadi pusat perhatian berkat kehadiran Donald Trump dalam seremoni penutupan. Kolaborasi antara Presiden Amerika Serikat dan Presiden FIFA di atas podium. Di pastikan menjadi salah satu momen yang paling banyak di sorot media internasional.
Apakah keputusan ini akan di terima sebagai bagian dari penghormatan kepada negara tuan rumah atau justru memicu kontroversi baru. Semuanya akan terjawab saat laga final berlangsung. Yang jelas, FIFA telah memastikan bahwa Donald Trump akan berdiri bersama Gianni Infantino. Untuk menyerahkan trofi kepada tim yang keluar sebagai juara Piala Dunia 2026.