Inter Milan – Bursa transfer musim panas 2026/2027 menjadi tantangan tersendiri bagi Inter Milan. Klub berjuluk Nerazzurri tersebut belum mampu mewujudkan sejumlah rencana yang telah di susun untuk memperkuat komposisi skuad menghadapi musim baru. Beberapa pemain yang masuk dalam daftar prioritas justru semakin sulit di dapatkan karena memilih bergabung dengan klub lain atau memiliki situasi transfer yang tidak menguntungkan bagi Inter.
Manajemen Inter sebelumnya berharap dapat bergerak cepat di pasar transfer dengan mendatangkan beberapa pemain sesuai kebutuhan tim. Namun hingga saat ini, target-target utama yang telah di pantau sejak lama perlahan mulai lepas dari genggaman.
Setelah gagal mendapatkan Marco Palestra dan Nico Paz, kini perhatian Inter Milan tertuju kepada gelandang Liverpool, Curtis Jones. Sayangnya, proses negosiasi untuk merekrut pemain asal Inggris tersebut juga belum menunjukkan perkembangan yang positif.
Inter Milan Kehilangan Dua Target Penting
Salah satu prioritas Inter Milan pada bursa transfer kali ini adalah memperkuat sektor pertahanan, khususnya di sisi kanan. Langkah tersebut di ambil sebagai antisipasi kemungkinan hengkangnya Denzel Dumfries yang terus di kaitkan dengan kepindahan menuju Real Madrid.
Untuk mengisi posisi tersebut, Inter menjadikan Marco Palestra sebagai target utama. Pemain muda berbakat itu di nilai memiliki potensi besar dan di anggap mampu menjadi investasi jangka panjang bagi klub.
Namun harapan tersebut akhirnya pupus setelah Chelsea berhasil memenangkan persaingan dalam mendapatkan tanda tangan Palestra. Klub asal London itu di kabarkan menyelesaikan transfer dengan nilai mencapai 60 juta euro, angka yang sulit di saingi oleh Inter Milan.
Kegagalan tersebut memaksa manajemen segera mencari alternatif lain agar kebutuhan skuad tetap terpenuhi sebelum kompetisi di mulai.
Nico Paz Juga Semakin Menjauh
Usai kehilangan Marco Palestra, Inter Milan kemudian mengalihkan fokus kepada Nico Paz. Gelandang muda asal Argentina itu sempat menjadi salah satu kandidat utama untuk memperkuat kreativitas lini tengah Nerazzurri.
Bahkan muncul spekulasi bahwa dana yang sebelumnya di persiapkan untuk mendatangkan Palestra akan di alokasikan demi mengamankan jasa Nico Paz.
Namun perkembangan terbaru justru tidak berpihak kepada Inter. Pemain tersebut di kabarkan semakin dekat untuk bergabung secara permanen dengan Como. Klub itu di sebut siap menuntaskan transfer dengan nilai sekitar 60 juta euro.
Jika kesepakatan tersebut benar-benar terwujud, maka Inter Milan kembali harus menerima kenyataan kehilangan salah satu pemain incaran mereka pada bursa transfer musim panas kali ini.
Situasi tersebut membuat daftar target transfer Inter semakin menipis dan memaksa manajemen bekerja lebih keras mencari solusi yang tepat.

Pemain Liverpool, Curtis Jones merayakan golnya ke gawang Leicester pada laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 di Anfield, Liverpool, Inggris, Jumat (27/12/2024) WIB.
Curtis Jones Menjadi Prioritas Baru
Setelah dua target sebelumnya gagal di amankan, Inter Milan kini memusatkan perhatian kepada Curtis Jones yang saat ini masih memperkuat Liverpool.
Gelandang berusia 25 tahun tersebut di nilai memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan pelatih Cristian Chivu. Kemampuan Jones dalam mengatur tempo permainan, menjaga keseimbangan lini tengah, serta membantu proses transisi membuatnya di anggap sebagai sosok ideal untuk memperkuat skuad Nerazzurri.
Meski demikian, proses negosiasi berjalan cukup rumit. Liverpool masih mempertahankan valuasi pemain di kisaran 40 juta euro meskipun kontraknya akan memasuki tahun terakhir.
Kondisi tersebut membuat proses pembicaraan belum menemukan titik temu karena Inter Milan memiliki batas anggaran yang berbeda dengan permintaan The Reds.
Negosiasi Masih Buntu
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Inter Milan sudah beberapa kali mengajukan proposal kepada Liverpool. Dua penawaran awal di kabarkan langsung di tolak karena nilainya di anggap belum memenuhi keinginan klub asal Merseyside tersebut.
Inter kemudian meningkatkan proposal mereka menjadi sekitar 25 juta euro. Namun angka tersebut masih berada cukup jauh dari harga yang di pasang Liverpool.
Menurut laporan Calciomercato, pihak Inter memilih tidak menaikkan tawaran lebih tinggi. Salah satu alasan utama adalah situasi kontrak Curtis Jones yang akan berakhir pada musim panas tahun berikutnya.
Apabila sang pemain tidak mencapai kesepakatan perpanjangan kontrak bersama Liverpool, maka ia berpeluang hengkang dengan status bebas transfer. Faktor inilah yang membuat Inter memilih bersikap lebih sabar daripada memenuhi permintaan harga Liverpool saat ini.
Inter Harus Menentukan Strategi Terbaik
Bursa transfer masih menyisakan waktu yang cukup panjang sehingga peluang Inter Milan untuk mendapatkan pemain baru tetap terbuka. Akan tetapi, kegagalan mengamankan Marco Palestra dan Nico Paz menjadi sinyal bahwa persaingan di pasar transfer semakin ketat.
Kini seluruh perhatian tertuju pada perkembangan negosiasi Curtis Jones. Jika Liverpool tetap bertahan dengan harga yang dipatok, Inter harus memutuskan apakah akan meningkatkan penawaran atau mencari alternatif lain yang lebih realistis.
Keputusan tersebut akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kekuatan skuad Nerazzurri menjelang di mulainya kompetisi musim 2026/2027. Manajemen tentu berharap dapat segera menemukan solusi agar kebutuhan tim tetap terpenuhi dan target meraih prestasi pada musim mendatang dapat di wujudkan.