Timnas Indonesia U-17 – berhasil meraih kemenangan meyakinkan saat menghadapi Timnas Malaysia U-17 dalam pertandingan uji coba bertajuk Garuda Championship Series. Bertanding di Stadion Manahan, Solo, Selasa (7/7/2026) malam, skuad Garuda Muda tampil dominan dan mengakhiri laga dengan kemenangan telak 3-0.
Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia mampu menunjukkan permainan agresif dengan tekanan yang konsisten ke area pertahanan lawan. Strategi menyerang yang di terapkan sejak awal pertandingan membuahkan hasil positif melalui tiga gol yang seluruhnya tercipta pada babak pertama.
Kemenangan ini bukan hanya menjadi hasil yang memuaskan dalam laga persahabatan, tetapi juga menjadi sinyal positif bagi perkembangan tim menjelang agenda penting di Kualifikasi Piala Asia U-17 yang akan berlangsung beberapa bulan mendatang.
Indonesia Tampil Percaya Diri Sejak Menit Awal
Garuda Muda langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan di mulai. Permainan cepat dari sektor sayap membuat lini pertahanan Malaysia beberapa kali berada dalam tekanan.
Keunggulan Indonesia akhirnya tercipta pada menit ke-10. Proses gol berawal dari pergerakan Chico Jericho di sisi kanan yang mengirimkan umpan mendatar ke depan gawang. Haikal Kamil yang berada pada posisi ideal berhasil menyambut bola dengan penyelesaian yang akurat sehingga gagal di hentikan penjaga gawang Malaysia, Atiff Norisham.
Gol pembuka tersebut membuat kepercayaan diri para pemain Indonesia semakin meningkat. Mereka terus menguasai jalannya pertandingan melalui penguasaan bola yang lebih baik serta distribusi umpan yang rapi.
Dhamar dan Dewa Perbesar Keunggulan Garuda Muda
Keunggulan Indonesia bertambah pada menit ke-20 melalui aksi Dhamar Try Kusuma. Penyerang muda tersebut berhasil memanfaatkan umpan jauh dari lini belakang yang mengarah ke area pertahanan Malaysia.
Setelah menguasai bola dengan baik, Dhamar melepaskan tembakan dari sudut sempit di sisi kiri. Bola meluncur melewati penjaga gawang Malaysia dan bersarang di dalam gawang tanpa mampu diantisipasi.
Indonesia semakin nyaman mengendalikan pertandingan setelah unggul dua gol. Serangan demi serangan terus di lancarkan sehingga pertahanan Malaysia di paksa bekerja keras sepanjang babak pertama.
Gol ketiga akhirnya lahir menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-42. Berawal dari tendangan jarak jauh Chico Jericho yang membentur tiang gawang, bola kemudian memantul ke area kotak penalti. I Dewa Gede Majesta yang berdiri bebas langsung memanfaatkan bola liar tersebut dengan penyelesaian sederhana ke gawang yang sudah terbuka.
Gol tersebut menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0 untuk Indonesia.

Pertandingan persahabatan Timnas Indonesia U-17 versus Malaysia U-17 di Stadion Manahan Solo, Selasa (7/7/2026).
Babak Kedua Berjalan Ketat Tanpa Tambahan Gol
Memasuki paruh kedua pertandingan, Malaysia mencoba tampil lebih berani untuk memperkecil ketertinggalan. Beberapa upaya serangan sempat di bangun, namun pertahanan Indonesia mampu menjaga organisasi permainan dengan cukup disiplin.
Di sisi lain, Indonesia juga masih beberapa kali menciptakan peluang melalui serangan balik maupun kombinasi umpan pendek. Meski demikian, penyelesaian akhir dari kedua tim belum mampu menghasilkan gol tambahan.
Tempo pertandingan sempat meningkat pada menit-menit akhir. Situasi memanas terjadi ketika pemain Malaysia, Adam Muqri, melakukan pelanggaran keras terhadap Chico Jericho pada masa injury time.
Wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu merah langsung kepada Adam Muqri sehingga Malaysia harus menyelesaikan pertandingan dengan hanya 10 pemain di lapangan.
Hingga peluit panjang di bunyikan, skor 3-0 tetap bertahan dan memastikan kemenangan meyakinkan bagi Timnas Indonesia U-17.
Hasil Positif Jadi Bekal Menuju Kualifikasi Piala Asia U-17
Kemenangan atas Malaysia menjadi hasil yang penting bagi perjalanan Timnas Indonesia U-17. Selain menunjukkan perkembangan performa tim, hasil ini juga memperbaiki catatan pertemuan kedua negara setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 dalam laga uji coba pada 4 Juli 2026.
Performa yang di tampilkan para pemain memperlihatkan peningkatan, baik dalam efektivitas penyelesaian peluang maupun koordinasi antarlini selama pertandingan berlangsung.
Hasil positif tersebut di harapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri skuad Garuda Muda sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar pada ajang Kualifikasi Piala Asia U-17 yang di jadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, tim pelatih memiliki kesempatan untuk terus menyempurnakan strategi, meningkatkan kualitas permainan, serta mematangkan kerja sama antarpemain agar mampu bersaing di level Asia.
Kemenangan atas Malaysia menjadi modal penting sekaligus bukti bahwa Timnas Indonesia U-17 memiliki potensi untuk tampil kompetitif dalam menghadapi turnamen resmi yang akan datang.