Dunia Mixed Martial Arts (MMA) – kembali di selimuti antusiasme tinggi setelah kabar kembalinya Conor McGregor ke Ultimate Fighting Championship (UFC) akhirnya menjadi kenyataan. Petarung berjuluk The Notorious itu di pastikan kembali bertarung setelah menjalani masa vakum selama lima tahun akibat cedera patah kaki yang di alaminya pada pertengahan 2021.
Laga comeback McGregor menjadi salah satu momen paling di nanti oleh penggemar olahraga tarung di seluruh dunia. Pertarungan tersebut di jadwalkan berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, dan akan di siarkan secara langsung pada Minggu, 12 Juli 2026 pukul 07.00 WIB.
Kembalinya mantan juara dua divisi UFC ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa pemulihan panjang, tetapi juga membuka kembali rivalitas lama yang pernah menjadi perhatian publik MMA dunia. Lawannya kali ini adalah Max Holloway, petarung yang juga memiliki reputasi sebagai salah satu legenda UFC.
Conor McGregor Akhiri Penantian Panjang Lima Tahun
Cedera serius yang di alami Conor McGregor saat menghadapi Dustin Poirier pada Juli 2021 menjadi salah satu peristiwa paling mengejutkan dalam sejarah UFC. Patah kaki yang di alaminya memaksanya menepi dari arena pertarungan untuk waktu yang sangat lama.
Selama masa pemulihan tersebut, berbagai rencana comeback sempat muncul, namun beberapa kali batal terealisasi. Kondisi tersebut membuat para penggemar terus menunggu kepastian kapan mantan juara kelas ringan dan kelas bulu UFC itu kembali beraksi.
Kini penantian tersebut akhirnya berakhir. McGregor telah di nyatakan siap bertanding dan kembali memasuki oktagon dalam kondisi fisik yang telah pulih. Kehadirannya kembali di UFC di yakini akan menjadi salah satu pertandingan dengan perhatian terbesar sepanjang tahun 2026.
Selain membawa nama besar sebagai salah satu petarung paling populer dalam sejarah UFC, McGregor juga dikenal memiliki gaya bertarung agresif, kemampuan striking yang mematikan, serta kemampuan membangun atmosfer pertandingan yang selalu menarik perhatian publik.
Rivalitas Lama McGregor dan Max Holloway Kembali Berlanjut
Pertarungan melawan Max Holloway menghadirkan kisah menarik karena keduanya pernah bertemu lebih dari satu dekade lalu. Duel pertama berlangsung pada tahun 2013 ketika keduanya masih berada di awal perjalanan karier masing-masing.
Saat itu Conor McGregor berhasil mengalahkan Holloway melalui kemenangan angka mutlak. Namun sejak pertandingan tersebut, perjalanan karier kedua petarung berkembang sangat pesat.
McGregor berhasil mencatat sejarah sebagai petarung pertama UFC yang mampu memegang dua sabuk juara dari divisi berbeda secara bersamaan. Sementara itu, Holloway menjelma menjadi salah satu petarung terbaik dengan catatan pertahanan gelar yang impresif. Serta di kenal memiliki daya tahan luar biasa di dalam oktagon.
Pertemuan kedua mereka kali ini bukan sekadar mengulang sejarah. Max Holloway datang dengan motivasi besar untuk membalas kekalahan yang pernah di terimanya. Di sisi lain, McGregor ingin membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi setelah cukup lama meninggalkan kompetisi.
Atmosfer rivalitas yang telah terbangun selama bertahun-tahun di prediksi akan membuat laga utama ini berlangsung sengit sejak ronde pertama.

UFC 329: McGregor vs Holloway
Max Holloway Naik ke Divisi Welter
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam pertandingan ini adalah keputusan Max Holloway untuk naik kelas ke divisi welter.
Petarung yang di kenal sebagai pemegang sabuk BMF (Baddest Motherf*****r) serta mantan juara kelas bulu tersebut memilih menerima tantangan besar dengan menghadapi McGregor di kelas yang lebih tinggi.
Perpindahan divisi tentu bukan keputusan yang mudah. Holloway harus beradaptasi dengan lawan-lawan yang memiliki ukuran tubuh, kekuatan pukulan, dan kemampuan fisik yang berbeda di bandingkan divisi sebelumnya.
Meski demikian, pengalaman panjang serta kemampuan teknis yang di milikinya membuat banyak pihak percaya Holloway tetap memiliki peluang memberikan perlawanan sengit.
Laga ini juga akan menjadi pembuktian apakah dirinya mampu mempertahankan performa terbaik ketika menghadapi tantangan baru di divisi welter.
Co-Main Event Tak Kalah Menarik
Selain duel utama yang mempertemukan McGregor dan Holloway, UFC juga menghadirkan laga pendamping yang di prediksi berlangsung sama serunya.
Paddy “The Baddy” Pimblett di jadwalkan menghadapi Benoit Saint Denis dalam pertarungan yang mempertemukan dua petarung agresif dengan gaya menyerang yang atraktif.
Pertandingan tersebut juga membawa nuansa rivalitas antara Inggris dan Prancis yang selama ini kerap menghasilkan duel penuh tensi tinggi. Kedua petarung di kenal tidak ragu mengambil risiko dan lebih memilih bertukar serangan di banding bermain aman.
Dengan karakter bertarung seperti itu, laga co-main event di perkirakan mampu memberikan hiburan sebelum duel utama di mulai.
UFC Hadirkan Malam Penuh Pertarungan Bergengsi
Kembalinya Conor McGregor menjadi sorotan utama dalam gelaran UFC kali ini. Setelah melewati masa pemulihan panjang selama lima tahun, petarung asal Irlandia tersebut akhirnya kembali untuk menghadapi salah satu rival lama yang kini juga telah berkembang menjadi legenda UFC.
Sementara itu, Max Holloway membawa misi pribadi untuk membalas kekalahan masa lalu sekaligus membuktikan kemampuannya di divisi welter.
Dengan tambahan laga Paddy Pimblett melawan Benoit Saint Denis sebagai co-main event. Ajang UFC di Las Vegas di prediksi menjadi salah satu kartu pertandingan paling menarik sepanjang tahun 2026. Para penggemar MMA pun menantikan apakah McGregor mampu menandai comeback-nya dengan kemenangan atau justru Holloway yang berhasil menorehkan sejarah baru dalam rivalitas mereka.