Proses Perubahan Kewarganegaraan Luke Vickery segera memasuki tahap akhir. Pemain muda Macarthur FC tersebut di jadwalkan mengikuti pengambilan sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) di Sydney, Australia, pada Kamis, 16 Juli 2026.
Pelaksanaan sumpah Vickery di lakukan secara terpisah dari Mitchell Baker. Sebelumnya, Baker telah lebih dahulu resmi menyandang status WNI setelah menjalani prosesi di Kantor Di rektorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU), Jakarta Selatan, pada Senin, 13 Juli 2026.
Pengambilan Sumpah Dilaksanakan di Australia
Rencana pelantikan Vickery di Australia di sampaikan oleh Staf Khusus Menteri Hukum, Noor Korompot. Menurutnya, prosesi pengambilan sumpah pemain berusia 20 tahun itu telah di persiapkan untuk berlangsung di Sydney.
Pemilihan Sydney sebagai lokasi pelantikan berkaitan dengan keberadaan Vickery yang saat ini tinggal dan menjalani karier sepak bola di Australia. Ia tercatat memperkuat Macarthur FC, klub yang bermarkas di wilayah metropolitan Sydney.
Dengan demikian, Vickery tidak perlu datang ke Indonesia hanya untuk menyelesaikan tahapan terakhir naturalisasinya. Langkah tersebut juga di harapkan membuat proses administrasi berjalan lebih efisien tanpa mengganggu kegiatannya bersama klub.

Aksi Luke Vickery bersama klub Australia, Macarthur di AFC Champions League Two 2025/2026.
Naturalisasi Berjalan Bersama Mitchell Baker
Pada awalnya, proses naturalisasi Vickery dan Mitchell Baker berjalan beriringan. Keduanya sama-sama melewati sejumlah tahapan penting, mulai dari pengajuan oleh PSSI, pembahasan bersama instansi terkait, hingga memperoleh persetujuan dari DPR RI.
Namun, jadwal pengambilan sumpah keduanya akhirnya berbeda. Baker dapat menjalani pelantikan di Jakarta, sedangkan Vickery menyelesaikan proses kewarganegaraannya di Australia.
Sementara itu, pelantikan pemain keturunan di luar negeri bukan hal baru bagi pemerintah Indonesia. Sebelumnya, beberapa pesepak bola juga menjalani prosesi serupa di kantor perwakilan Indonesia. Kevin Diks, misalnya, mengambil sumpah di KBRI Kopenhagen, Denmark, pada November 2024. Adapun Ole Romeny menjalani proses tersebut di KBRI London pada Februari 2026.
Belum Membela Indonesia di Piala AFF 2026
Meskipun segera berstatus WNI, Vickery di perkirakan belum akan memperkuat Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026. Namanya tidak tercantum dalam daftar awal 50 pemain yang di siapkan untuk menghadapi turnamen pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Salah satu faktor yang di duga memengaruhi absennya Vickery adalah masalah izin klub. Piala AFF tidak termasuk dalam agenda resmi kalender FIFA. Oleh sebab itu, Macarthur FC tidak memiliki kewajiban untuk melepas pemainnya ke tim nasional selama turnamen berlangsung.
Sebaliknya, Mitchell Baker di rencanakan masuk dalam persiapan skuad Garuda. Kendati demikian, rampungnya naturalisasi tetap membuka kesempatan bagi Vickery untuk membela Indonesia pada agenda internasional berikutnya.
Memiliki Garis Keturunan dari Medan
Luke Vickery lahir di Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2005. Sebelum memilih Indonesia, ia pernah menjadi bagian dari Timnas Australia U-19.
Hak Vickery untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia berasal dari garis keturunan neneknya yang berasal dari Medan, Sumatra Utara. Setelah sumpah WNI di selesaikan, ia masih perlu menuntaskan administrasi perpindahan federasi sebelum dapat memperkuat Timnas Indonesia secara resmi.