Lionel Messi masih berhenti di angka 899 gol setelah Inter Miami harus puas bermain imbang 0-0 melawan Nashville SC pada leg pertama babak 16 besar Concacaf Champions Cup, Kamis (13/3/2025) pagi WIB.
Laga yang digelar di GEODIS Park ini membuat Messi belum mampu mengejar rekor Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang berhasil mencapai 900 gol baik di level klub maupun tim nasional.
Rekor Messi Sebelum Pertandingan
Sebelum laga ini, Messi memiliki catatan mengesankan: enam pertandingan beruntun selalu mencetak gol ke gawang Nashville SC. Sejak April 2024, ia telah mengoleksi total 12 gol dan lima assist dalam enam pertandingan melawan tim tersebut.
Namun, pada pertandingan kali ini, Messi tidak beruntung. Aksi gemilang kiper Nashville, Brian Schwake, menggagalkan peluang emasnya di awal babak kedua. Akibatnya, Inter Miami tidak mampu memecah kebuntuan.
Penampilan Messi yang Terbatas
Ini menjadi kali kedua dalam empat laga terakhir Messi gagal memberikan kontribusi langsung berupa gol atau assist. Sebelumnya, ia juga tidak mampu bersinar saat Inter Miami kalah 0-3 dari LAFC pada 21 Februari 2025.
Statistik tembakan Messi di laga ini termasuk yang terendah musim ini, hanya satu tembakan tepat sasaran. Terakhir kali ia mencatatkan satu shot on target adalah pada November 2024, saat ia masih memberikan assist dalam kemenangan 5-1 atas New York City FC.
Inter Miami Dominan, Tapi Nashville Lebih Berbahaya
Meski Inter Miami menguasai bola 59 persen sepanjang pertandingan, Nashville justru tampil lebih efektif saat menyerang. Tim tuan rumah melepaskan 15 tembakan dengan empat mengarah ke gawang, sedangkan Inter Miami hanya melepaskan delapan percobaan.
Peluang terbaik Nashville lahir pada menit ke-65 lewat tendangan pojok Cristian Espinoza, di sambut sundulan Reed Baker-Whiting yang melambung tipis di atas gawang.
Pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, memuji pertahanan timnya. “Tim bermain rapi dan terorganisir dengan baik di lini belakang. Kami berhasil menghalau Nashville bermain nyaman di kandang mereka. Datang ke sini tidak mudah, dan kami sudah menyiapkan strategi,” ujar Mascherano.

Aksi penyerang Inter Miami, Lionel Messi.
Kekhawatiran Cedera Bek Inter Miami
Inter Miami juga mengalami masalah cedera. Bek andalan Maximiliano Falcón harus di tarik keluar sejak menit ketujuh dan di gantikan oleh Gonzalo Luján. Mascherano masih menunggu hasil tes untuk menentukan seberapa serius cedera Falcón.
“Mengenai Maxi, kami belum memiliki kepastian. Tes akan segera di lakukan. Semoga hasilnya ringan karena dia pemain penting. Fakta bahwa ia harus keluar menunjukkan ada masalah,” jelas Mascherano.
Leg Kedua Masih Terbuka
Hasil imbang tanpa gol ini membuat leg kedua pada 18 Maret mendatang tetap menarik. Inter Miami akan menjadi tuan rumah di Chase Stadium, Fort Lauderdale.
Pemenang dari dua leg ini akan menghadapi pemenang antara Club América dan Philadelphia Union di perempat final. Saat ini, Club América unggul 1-0 atas Philadelphia pada leg pertama.
Concacaf Champions Cup menggunakan sistem agregat gol. Jika skor tetap imbang setelah 90 menit pada leg kedua, pertandingan akan di lanjutkan dengan babak tambahan dan adu penalti.
Persiapan Stadion Baru Inter Miami
Selain fokus pada pertandingan, Inter Miami juga bersiap pindah ke stadion baru mereka. Mulai 4 April 2025, Nu Stadium dengan kapasitas 26.700 penonton akan menjadi markas baru The Herons, menggantikan Chase Stadium saat menjamu Austin FC.
Stadion baru di harapkan memberi semangat tambahan bagi tim dan Messi untuk kembali mencetak gol, termasuk mengejar rekor 900 gol di level klub dan tim nasional.