AC Milan – Terus menyusun strategi untuk memperkuat lini serang menjelang bursa transfer musim panas 2026. Klub raksasa Italia tersebut kini mengarahkan fokus kepada striker kelas dunia, Robert Lewandowski. Langkah ini muncul sebagai respons atas performa lini depan yang belum menunjukkan konsistensi sepanjang musim.
Selain itu, manajemen klub melihat peluang besar untuk mendatangkan pemain berpengalaman dengan status bebas transfer. Situasi kontrak Lewandowski bersama FC Barcelona yang akan berakhir pada musim panas 2026 membuka celah negosiasi yang cukup menjanjikan. Oleh karena itu, AC Milan mulai mengambil langkah konkret untuk menjajaki kemungkinan transfer tersebut.
Peluang Transfer dan Pertimbangan Finansial
Dalam upaya merekrut Lewandowski, AC Milan harus mempertimbangkan aspek finansial secara matang. Saat ini, striker asal Polandia tersebut menerima gaji tinggi di Barcelona, yaitu sekitar 30 juta euro per tahun. Angka tersebut jelas berada di luar struktur gaji Milan.
Sebagai alternatif, Milan menyiapkan tawaran dengan kisaran 6 hingga 7 juta euro per musim. Meskipun jumlah ini jauh lebih rendah, klub berharap faktor lain seperti kesempatan bermain di Serie A serta peran penting dalam tim dapat menjadi daya tarik tambahan.
Di sisi lain, ketertarikan dari klub lain juga memengaruhi dinamika transfer. Salah satu klub Major League Soccer, Chicago Fire, di laporkan siap memenuhi tuntutan finansial Lewandowski. Kondisi ini tentu membuat persaingan semakin ketat.
Namun demikian, diskusi antara pihak Milan dan agen Lewandowski, Pini Zahavi, terus berlangsung. Proses negosiasi ini menunjukkan adanya ketertarikan nyata dari kedua belah pihak, meskipun keputusan akhir tetap berada di tangan sang pemain.
Dorongan untuk Mencoba Tantangan di Serie A
Selain faktor finansial, aspek kompetitif juga menjadi pertimbangan penting. Legenda sepak bola Polandia, Zbigniew Boniek, bahkan mendorong Lewandowski untuk mencoba tantangan baru di Liga Italia.
Menurut Boniek, Serie A menawarkan tingkat kesulitan yang berbeda, terutama bagi seorang penyerang. Ia menilai bahwa seorang striker akan mendapatkan pengakuan lebih apabila mampu menunjukkan ketajaman di kompetisi yang dikenal dengan pertahanan solid tersebut.
Pandangan ini kemudian memperkuat spekulasi bahwa Lewandowski mungkin tertarik untuk merasakan atmosfer sepak bola Italia. Dengan demikian, peluang AC Milan untuk merekrutnya tetap terbuka lebar.

Penyerang Barcelona, Robert Lewandowski, merayakan gol ke gawang Atletico Madrid. Hasil Liga Spanyol Atletico Madrid vs Barcelona 1-2 pada pekan ke-30 di Stadion Wanda Metropolitano pada hari Minggu (5/4/2026) dini hari WIB.
Permasalahan Lini Depan AC Milan
Di sisi lain, kebutuhan AC Milan terhadap striker baru tidak muncul tanpa alasan. Performa lini depan mereka sepanjang musim menunjukkan sejumlah kelemahan yang cukup signifikan.
Pemain yang didatangkan pada Januari 2026, Niclas Füllkrug, belum mampu memberikan kontribusi maksimal. Ia hanya mencetak satu gol dari 15 pertandingan di Liga Italia. Situasi ini tentu jauh dari ekspektasi awal.
Selain itu, Santiago Giménez juga mengalami kendala cedera yang menghambat kontribusinya. Ia baru tampil dalam 11 pertandingan tanpa mencetak gol, sehingga lini depan Milan kehilangan daya gedor yang dibutuhkan.
Strategi Alternatif yang Belum Efektif
Menghadapi situasi tersebut, pelatih Massimiliano Allegri mencoba berbagai pendekatan taktis. Ia mengandalkan pemain seperti Christian Pulisic, Rafael Leão, dan Christopher Nkunku untuk mengisi lini depan.
Namun, strategi ini belum memberikan hasil optimal. Pulisic, Leão, dan Nkunku memang memiliki kualitas individu yang tinggi, tetapi mereka tidak berperan sebagai striker murni. Akibatnya, efektivitas serangan Milan tetap terbatas.
Leão sendiri hanya mencatatkan sembilan gol dari 23 pertandingan. Sementara itu, Nkunku dan Pulisic masing-masing mencetak lima dan tiga gol. Statistik tersebut menunjukkan bahwa Milan masih membutuhkan sosok penyerang tajam yang konsisten mencetak gol.
Robert Lewandowski sebagai Solusi Ideal
Melihat berbagai permasalahan tersebut, kehadiran Robert Lewandowski menjadi solusi yang sangat menarik bagi AC Milan. Pengalamannya di level tertinggi sepak bola Eropa serta insting mencetak gol yang tajam dapat memberikan perubahan signifikan bagi tim.
Selain itu, Lewandowski memiliki kemampuan adaptasi yang baik di berbagai liga. Hal ini menjadi nilai tambah yang penting, mengingat Serie A memiliki karakter permainan yang berbeda dibandingkan La Liga.
Di samping itu, kehadiran pemain berpengalaman juga dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pemain muda di dalam skuad. Dengan demikian, transfer ini tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga manfaat jangka panjang.
Kesimpulan: Transfer yang Menentukan Masa Depan Milan
Secara keseluruhan, upaya AC Milan untuk merekrut Robert Lewandowski mencerminkan ambisi besar klub dalam meningkatkan kualitas tim. Meskipun terdapat berbagai tantangan, terutama dari sisi finansial dan persaingan dengan klub lain, peluang tersebut tetap terbuka.
Keputusan akhir kini bergantung pada Lewandowski. Jika ia tertarik dengan tantangan baru di Serie A, maka transfer ini dapat menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan kariernya sekaligus menjadi titik balik bagi kebangkitan AC Milan di kompetisi domestik maupun Eropa.