Piala Dunia 2026 – Mantan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan pandangannya mengenai laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Inggris dan Kroasia. Pertandingan yang di jadwalkan berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026 dini hari WIB tersebut di prediksi akan menjadi salah satu duel menarik pada fase grup.
Sebagai pelatih yang berasal dari Kroasia, Hodak menilai kedua tim memiliki kualitas yang cukup seimbang untuk menghadirkan pertandingan kompetitif. Menurutnya, baik Inggris maupun Kroasia akan bermain dengan pendekatan yang hati-hati mengingat pentingnya hasil pada pertandingan pertama turnamen.
Dalam pandangannya, tidak ada tim yang ingin mengambil risiko terlalu besar karena kekalahan di laga perdana dapat mempersulit langkah mereka menuju babak berikutnya. Oleh sebab itu, peluang kedua tim untuk berbagi poin dinilai cukup besar.
Laga Berpotensi Ditentukan oleh Detail Kecil
Hodak menjelaskan bahwa persiapan yang di lakukan kedua negara menjelang turnamen telah mencapai tahap yang matang. Dari sisi taktik maupun kesiapan tim, Inggris dan Kroasia diyakini sudah berada dalam kondisi yang optimal untuk menghadapi pertandingan pembuka.
Karena kualitas yang relatif berimbang tersebut, hasil akhir pertandingan di perkirakan akan di tentukan oleh momen-momen penting di lapangan. Sebuah aksi individu yang luar biasa, kreativitas pemain, atau bahkan kesalahan kecil dapat menjadi faktor pembeda dalam pertandingan yang ketat.
Menurut Hodak, laga seperti ini sering kali tidak menghasilkan banyak peluang. Oleh karena itu, efektivitas dalam memanfaatkan kesempatan menjadi aspek yang sangat menentukan.
Kekuatan Inggris Ada di Sektor Sayap
Membahas kekuatan Inggris, Hodak menilai bahwa ancaman terbesar The Three Lions berasal dari sektor sayap. Meskipun Harry Kane tetap menjadi ujung tombak yang berbahaya, efektivitas sang kapten sangat bergantung pada suplai bola dari rekan-rekannya.
Beberapa pekan sebelumnya, Marcus Rashford dan Bukayo Saka di anggap sebagai pemain yang paling berpotensi memberikan dampak besar bagi Inggris. Namun, kondisi kebugaran dan kemungkinan cedera membuat situasi menjadi sedikit berbeda menjelang pertandingan.
Meski demikian, Hodak menegaskan bahwa Inggris tetap memiliki kedalaman skuad yang sangat baik. Jika Rashford atau Saka tidak dapat tampil, masih tersedia sejumlah pemain berkualitas seperti Noni Madueke maupun Anthony Gordon yang mampu mengisi peran tersebut.
Kehadiran pemain-pemain muda dengan kecepatan dan kreativitas tinggi membuat lini serang Inggris tetap menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.

Mantan Pelatih Persib Bojan Hodak
Kroasia Juga Menghadapi Tantangan Cedera
Di sisi lain, Kroasia juga tidak sepenuhnya bebas dari masalah. Beberapa pemain penting sempat mengalami gangguan kebugaran menjelang turnamen, termasuk Josko Gvardiol, Luka Modric, dan Mateo Kovacic.
Hodak menilai Gvardiol kemungkinan besar sudah siap untuk tampil. Namun, kondisi Modric dan Kovacic masih menjadi perhatian karena keduanya sempat mengalami cedera dalam periode persiapan.
Situasi tersebut membuka kemungkinan bagi pelatih Kroasia untuk melakukan sejumlah penyesuaian strategi. Salah satu opsi yang di nilai realistis adalah penggunaan formasi 3-4-3 guna menjaga keseimbangan antara lini pertahanan dan serangan.
Dalam skema tersebut, Ivan Perisic dapat ditempatkan lebih melebar untuk memberikan variasi serangan dari sisi lapangan. Sementara itu, Gvardiol berpotensi mengisi posisi bek tengah kiri dan pemain muda Luka Vuskovic bisa mendapatkan kesempatan tampil sejak menit pertama.
Bukan Modric, Ini Pemain Kroasia yang Paling Berbahaya Menurut Hodak
Menariknya, Hodak tidak menempatkan Luka Modric sebagai pemain paling berbahaya di skuad Kroasia saat ini. Meskipun gelandang veteran tersebut memiliki pengalaman luar biasa di level internasional, Hodak melihat ada pemain lain yang sedang berada dalam performa lebih impresif.
Dua nama yang mendapat perhatian khusus adalah Ante Budimir dan Martin Baturina. Budimir di nilai sedang menunjukkan produktivitas tinggi dalam urusan mencetak gol, sementara Baturina di anggap sebagai pemain yang mampu menciptakan ancaman dari berbagai situasi menyerang.
Menurut Hodak, Baturina berpotensi menjadi sosok kunci dalam pertandingan melawan Inggris. Kemampuan teknis, kreativitas, serta mobilitasnya di area serang dapat memberikan kesulitan bagi lini belakang lawan.
Prediksi Hasil Inggris vs Kroasia
Secara keseluruhan, Bojan Hodak memprediksi pertandingan Inggris kontra Kroasia akan berlangsung ketat dan penuh kehati-hatian. Kedua tim memiliki kualitas yang cukup untuk meraih kemenangan, tetapi faktor kehati-hatian pada laga perdana kemungkinan membuat pertandingan berjalan seimbang.
Dengan kondisi skuad yang relatif setara dan persiapan yang matang dari kedua kubu, hasil imbang menjadi skenario yang paling mungkin terjadi. Namun demikian, satu momen brilian dari pemain bintang atau kesalahan kecil di lini pertahanan tetap dapat menentukan siapa yang keluar sebagai pemenang dalam laga penting Grup L Piala Dunia 2026 ini.