Pemain Muda Timnas IndonesiaDony Tri Pamungkas, mengaku mendapatkan motivasi besar setelah mendapat dukungan dari Calvin Verdonk untuk meniti karier di Eropa. Dukungan ini memberi energi positif bagi Dony untuk terus mengasah kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan ketat di level internasional.

Veronok menilai Dony memiliki kualitas yang bisa berkembang lebih jauh, meskipun usianya baru 21 tahun. Penampilan Dony di Timnas Indonesia sudah mulai menampakkan potensinya, baik dari sisi teknik maupun mental bertanding. Bahkan, dukungan dari pemain senior seperti Verdonk membuat Dony semakin percaya diri dan termotivasi untuk terus meningkatkan performanya.

Penampilan Dony di FIFA Series 2026

Dalam ajang FIFA Series 2026, Dony tampil dalam dua pertandingan penting. Dia bermain penuh saat menghadapi Saint Kitts and Nevis dan menjadi pemain pengganti ketika Indonesia melawan Bulgaria. Kesempatan bermain ini menunjukkan bahwa Dony mampu bersaing dengan pemain-pemain lainnya, termasuk pemain diaspora yang juga berkompetisi di Timnas.

“Sebagai pemain, saya hanya bisa mengaminkan apa yang dikatakan Verdonk. Namun, hasil akhirnya tetap tergantung pada diri saya sendiri. Dukungan itu menjadi motivasi tersendiri untuk terus berkembang,” ujar Dony kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).

Selain itu, Dony juga mampu memberi kontribusi nyata dari sisi kiri serangan. Kecepatan, ketepatan umpan, dan keberaniannya menembus pertahanan lawan menunjukkan kualitasnya sebagai pemain muda yang potensial. Bahkan, beberapa pengamat menyebut Dony mulai menampilkan permainan yang matang meskipun usianya masih relatif muda.

Dony Tri Pamungkas

Foto: dok PSSI

Peran Calvin Verdonk dalam Meningkatkan Mental

Dukungan Calvin Verdonk tidak hanya berupa kata-kata penyemangat, tetapi juga strategi mental sebelum pertandingan. Sebelum laga pertama melawan Saint Kitts and Nevis, Verdonk memberi masukan agar Dony bermain dengan percaya diri dan tetap santai.

“Dia menyarankan saya untuk bermain seperti di latihan saja, lepas, dan tidak minder dengan pemain lain. Itu benar-benar membantu saya untuk fokus di lapangan,” ungkap Dony.

Dengan arahan tersebut, Dony mampu menampilkan performa yang lebih tenang dan terkontrol. Bahkan, dia merasa peran mentor seperti Verdonk sangat penting bagi perkembangan pemain muda yang baru memasuki level internasional.

Kekaguman Dony terhadap Calvin Verdonk

Dony juga mengaku mengagumi Verdonk sejak sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia. Ia mengikuti setiap langkah permainan Verdonk dan menilai kemampuan serta mentalnya luar biasa. Kekaguman ini membuat Dony semakin terdorong untuk meniru etos kerja dan dedikasi Verdonk di lapangan.

“Jujur, sebelum saya masuk Timnas, saya sudah melihat Calvin bermain dan dia tampil sangat luar biasa. Dia memang idola saya,” kata Dony.

Adanya panutan seperti Verdonk membuat Dony memiliki contoh nyata bagaimana seorang pemain muda bisa berkembang menjadi pemain kelas dunia. Selain itu, pengalaman dan tips yang diberikan Verdonk memberi perspektif baru dalam menghadapi tekanan pertandingan.

Kesimpulan

Dony Tri Pamungkas menunjukkan bahwa dukungan senior dapat menjadi sumber motivasi besar bagi pemain muda. Dengan bimbingan Calvin Verdonk, Dony mampu meningkatkan rasa percaya diri dan memperlihatkan potensi maksimalnya di FIFA Series 2026. Selain itu, pengaruh Verdonk memberi bekal mental yang penting untuk menatap karier di level internasional.

Dengan performa yang terus meningkat, Dony berpeluang menjadi salah satu pemain kunci Timnas Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Bahkan, jika konsisten dalam pengembangan diri, ia berpotensi menembus kompetisi Eropa sebagaimana yang disarankan Verdonk. Dukungan mentor dan kerja keras menjadi kombinasi penting dalam perjalanan kariernya.