Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, telah resmi memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan yang akan berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, mulai 2 hingga 15 Maret 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi persiapan fisik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyatukan strategi tim dan memperkuat kekompakan skuad.
Pemusatan latihan ini memiliki tujuan strategis, yaitu menyempurnakan taktik tim dan kemampuan individu pemain sebelum berlaga di Piala Asia U-19 2026 serta Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Selain itu, latihan ini juga bertujuan untuk membangun chemistry antar pemain yang berasal dari klub berbeda. Timnas Indonesia U-20 di jadwalkan tampil di Piala Asia U-19 pada Juni 2026, dan kemudian mengikuti babak kualifikasi Piala Asia U-20 pada Agustus hingga September 2026. Dengan demikian, pemusatan latihan ini menjadi langkah penting bagi persiapan jangka panjang tim.
Pemain Muda Berpengalaman Siap Tampil
Beberapa pemain yang di panggil oleh Nova Arianto sudah memiliki pengalaman bermain di level klub profesional. Oleh karena itu, kehadiran mereka di harapkan meningkatkan kualitas skuad dan daya saing Timnas U-20.
Ichsas Baihaqi: Gelandang Tengah Berbakat
Ichsas Baihaqi, gelandang tengah berusia 18 tahun, telah mencatatkan 25 penampilan di level profesional. Ia bermain untuk Persebaya Surabaya di BRI Super League 2025/2026 serta Persijap Jepara di Liga 2 musim 2024/2025. Selain itu, selama membela Persijap, Ichsas menjadi pemain kunci yang berkontribusi besar saat tim promosi dari Liga 2, tampil dalam 20 pertandingan dengan total 1.147 menit di lapangan.
Kini, bersama Persebaya, Ia telah mendapat kesempatan bermain lima kali dengan total 90 menit. Dengan pengalaman tersebut, keikutsertaannya di Timnas U-20 semakin penting, terutama untuk memperkuat lini tengah Garuda Muda.
Dimas Wicaksono: Sayap Kanan Potensial
Pemain lokal Surabaya, Dimas Wicaksono, juga menjadi andalan Persebaya Surabaya. Berposisi sebagai gelandang sayap kanan, Dimas telah bermain sembilan kali di BRI Super League musim ini dengan total 125 menit. Sementara itu, pada musim sebelumnya, Dimas di pinjamkan ke Persiraja Banda Aceh di Liga 2, tampil dalam sepuluh pertandingan dan menyumbangkan satu assist dalam 535 menit.
Dengan demikian, performa konsisten di level klub membuatnya layak mendapat panggilan untuk pemusatan latihan Timnas U-20.

Timnas Indonesia – Ilustrasi Logo Timnas Indonesia
Reno Salampessy: Pewaris Legenda Persipura
Reno Salampessy, putra dari legenda Persipura Ricardo Salampessy, juga termasuk pemain dengan jam terbang tinggi. Pemain kelahiran Jakarta, 22 Juni 2007, ini berposisi sebagai penyerang dan telah membela Persipura sejak Liga 2 musim 2024/2025 (sekarang di kenal sebagai Championship).
Hingga kini, Reno mencatatkan 27 penampilan dengan tujuh gol dan satu assist. Oleh karena itu, pengalaman bermain reguler membuatnya menjadi salah satu aset penting Garuda Muda.
Isfandyar Abdillah: Gelandang Serang Berpengalaman
Meski baru berusia 18 tahun, Isfandyar Abdillah memiliki pengalaman kompetitif yang cukup luas di Liga 2. Bersama Persiba Balikpapan musim ini, ia bermain 20 kali di Championship, mencetak satu gol dan satu assist dalam 1.659 menit.
Namanya mulai di perhitungkan sejak musim lalu saat membela Persikabo 1973, di mana ia tampil 17 laga dengan catatan satu gol dan satu assist. Dengan demikian, keterampilan menyerangnya di harapkan menambah kreativitas lini tengah Timnas U-20.
Rafa Abdurrahman: Bek Muda yang Tangguh
Rafa Abdurrahman, putra legenda Persija Maman Abdurrahman, kini menjadi pemain kunci di Pekanbaru FC untuk kompetisi Liga Nusantara 2025/2026. Bek berusia 18 tahun ini telah tampil 12 kali musim ini, sekaligus pernah bermain di tim senior Persija saat laga perpisahan ayahnya pada BRI Super League 2023/2024.
Dengan kata lain, kehadiran Rafa memberikan opsi pertahanan yang solid bagi Garuda Muda, menggabungkan pengalaman dan talenta muda.
Optimisme Menuju Kejuaraan Internasional
Dengan pemanggilan pemain yang sudah berpengalaman di klub masing-masing, Nova Arianto optimis tim dapat tampil maksimal. Pemusatan latihan di Surabaya menjadi kesempatan untuk menyatukan visi, meningkatkan chemistry, dan menyiapkan strategi jelang Piala Asia U-19 2026 serta Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Selain itu, Garuda Muda di harapkan mampu menghadapi lawan dari Asia dengan persiapan matang, memanfaatkan kombinasi pemain muda berbakat dengan pengalaman klub yang solid. Dengan begitu, Timnas U-20 siap menunjukkan kualitas dan potensi terbaiknya di kancah internasional.