Romelu Lukaku – kembali membuktikan ketajamannya bersama Timnas Belgia setelah mencetak satu gol dalam kemenangan telak 5-1 atas Selandia Baru pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026. Gol tersebut menjadi momen penting bagi sang penyerang yang sebelumnya sempat di ragukan tampil maksimal karena belum sepenuhnya pulih dari cedera hamstring. Kontribusinya turut membawa Belgia mengamankan posisi puncak klasemen grup dan memastikan tiket ke babak 32 besar.

Lukaku Beri Kontribusi Penting untuk Belgia

Timnas Belgia tampil agresif sejak awal pertandingan saat menghadapi Selandia Baru di Stadion BC Place. Skuad berjuluk The Red Devils mampu mengendalikan permainan dan memanfaatkan sejumlah peluang untuk mencetak gol.

Romelu Lukaku menjadi salah satu pemain yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Selain gol dari Lukaku, Belgia juga mendapatkan tambahan dua gol dari Leandro Trossard, sementara Kevin De Bruyne dan Alexis Saelemaekers masing-masing menyumbang satu gol.

Kemenangan meyakinkan dengan skor 5-1 membuat Belgia menutup fase grup dengan koleksi lima poin. Hasil tersebut cukup untuk mengantarkan mereka finis sebagai pemuncak Grup G sekaligus melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Penampilan solid yang di tunjukkan Belgia menjadi modal berharga untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di fase gugur.

Gol Lukaku Jawab Keraguan Soal Kebugaran

Sebelum turnamen berlangsung, kondisi fisik Romelu Lukaku menjadi perhatian banyak pihak. Cedera hamstring yang sempat di alaminya menimbulkan keraguan apakah ia mampu tampil dalam performa terbaik selama Piala Dunia 2026.

Meski belum menunjukkan performa paling impresif pada laga-laga sebelumnya, Lukaku tetap memperlihatkan kualitasnya sebagai penyerang berpengalaman. Gol yang di cetak ke gawang Selandia Baru menjadi bukti bahwa insting mencetak golnya masih sangat terjaga.

Keberhasilan tersebut juga menjadi tambahan kepercayaan diri bagi Lukaku untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Bagi seorang penyerang, mencetak gol merupakan aspek penting yang dapat meningkatkan mental sekaligus motivasi di tengah kompetisi besar seperti Piala Dunia.

Romelu Lukaku merayakan gol bersama pemain Timnas Belgia

Romelu Lukaku

Dion Dublin Berikan Apresiasi

Mantan penyerang Manchester United, Dion Dublin, memberikan pujian atas keberhasilan Lukaku mencetak gol pada pertandingan tersebut. Menurutnya, gol itu memiliki arti penting karena datang saat kondisi sang pemain belum sepenuhnya berada di level kebugaran terbaik.

Dublin menilai setiap penyerang membutuhkan momen untuk membangun kembali rasa percaya diri. Ia juga menegaskan bahwa standar permainan yang di miliki Lukaku selalu tinggi sehingga ekspektasi publik terhadapnya pun tidak pernah kecil.

Menurut Dublin, keberhasilan Lukaku mencetak gol menjadi bukti bahwa pemain berusia 33 tahun tersebut masih mampu memberikan kontribusi besar bagi Timnas Belgia ketika di butuhkan.

Belgia Siap Menatap Babak Gugur

Keberhasilan menjadi juara Grup G memberikan keuntungan bagi Belgia menjelang babak 32 besar. Tim kini memiliki waktu untuk mempersiapkan strategi sekaligus memulihkan kondisi para pemain sebelum menjalani laga berikutnya.

Belgia dijadwalkan tampil di babak 32 besar pada 1 Juli 2026 di Stadion Seattle. Hingga fase grup berakhir, lawan yang akan di hadapi masih menunggu hasil dari grup lainnya.

Dengan komposisi pemain yang berpengalaman serta lini serang yang mulai menunjukkan produktivitas, Belgia memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Ketajaman Romelu Lukaku di harapkan kembali menjadi salah satu faktor penting dalam upaya tim meraih hasil positif pada fase gugur.

Lukaku Masih Menjadi Tumpuan Belgia

Gol yang di cetak Romelu Lukaku ke gawang Selandia Baru menjadi sinyal positif bagi perjalanan Belgia di Piala Dunia 2026. Meski sempat di ragukan akibat kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, ia mampu menjawab kepercayaan pelatih dengan kontribusi nyata di lapangan.

Apabila mampu mempertahankan performa dan terus meningkatkan kebugarannya, Lukaku berpeluang menjadi salah satu pemain kunci yang menentukan langkah Belgia pada babak gugur. Pengalaman, naluri mencetak gol, serta kemampuannya memimpin lini depan akan menjadi modal penting bagi Belgia untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia.