Tijjani Reijnders – Program naturalisasi yang di jalankan PSSI dalam beberapa tahun terakhir berhasil menghadirkan banyak pemain keturunan berkualitas ke Timnas Indonesia. Strategi tersebut membuka peluang bagi skuad Garuda untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus memperkuat daya saing di level internasional.
Di tengah suksesnya program tersebut, muncul sejumlah cerita menarik dari para pemain diaspora yang sempat mendapat perhatian federasi. Salah satu kisah yang kembali mencuri perhatian datang dari gelandang top Eropa, Tijjani Reijnders.
Pemain yang kini berkarier di level tertinggi sepak bola Eropa itu mengungkap pengalaman unik saat namanya di kaitkan dengan Timnas Indonesia. Reijnders mengaku tidak pernah membayangkan bahwa dirinya akan mendapat perhatian luar biasa dari para pendukung sepak bola Indonesia.
Sebagai pemain yang memiliki darah Indonesia dari garis keluarga ibunya, Reijnders memang memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia. Karena alasan itu, namanya sempat masuk dalam daftar pemain keturunan yang di pantau PSSI.
Kaget Saat Media Sosial Diserbu Suporter Indonesia
Dalam sebuah wawancara, Reijnders menceritakan momen yang hingga kini masih ia ingat dengan jelas. Saat itu, ia sedang menikmati waktu santai bersama istrinya dan meninggalkan telepon genggamnya untuk beberapa saat.
Ketika kembali membuka ponselnya, ia langsung terkejut melihat ribuan notifikasi yang memenuhi akun media sosial pribadinya. Berbagai komentar dan pesan dari penggemar sepak bola Indonesia membanjiri akun Instagram miliknya dalam waktu singkat.
Reijnders mengaku sempat kebingungan dengan situasi tersebut. Ia tidak memahami alasan di balik lonjakan interaksi yang terjadi secara tiba-tiba. Setelah mencari tahu lebih lanjut, ia akhirnya mengetahui bahwa namanya ramai di perbincangkan sebagai salah satu kandidat pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Antusiasme luar biasa dari suporter Garuda memberikan kesan mendalam bagi sang pemain. Dukungan yang datang dari berbagai penjuru Indonesia menunjukkan betapa besar harapan masyarakat terhadap pemain keturunan yang berkarier di luar negeri.
PSSI Sempat Menunjukkan Ketertarikan Serius
Reijnders juga membenarkan adanya komunikasi yang berkaitan dengan peluang membela Timnas Indonesia. Ketika performanya mulai menanjak di kompetisi Eropa, PSSI menaruh perhatian terhadap perkembangan kariernya.
Federasi melihat potensi besar yang di miliki Reijnders untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia. Karena itu, pihak terkait mencoba menjalin komunikasi guna mengetahui kemungkinan sang pemain bergabung dengan skuad Garuda.
Meski menerima pendekatan tersebut, Reijnders memilih untuk tidak mengambil keputusan secara terburu-buru. Ia ingin fokus pada perkembangan kariernya terlebih dahulu sambil menunggu peluang yang lebih besar di level internasional.
Saat itu, masa depannya bersama Timnas Belanda memang belum sepenuhnya jelas. Namun, ia tetap percaya bahwa kerja keras dapat membawanya menuju target yang selama ini ia impikan.

Tijjani Reijnders, AC Milan
Mimpi Membela Belanda Menjadi Prioritas Utama
Sejak usia muda, Reijnders menyimpan keinginan kuat untuk mengenakan seragam Timnas Belanda. Lingkungan sepak bola yang membesarkannya turut membentuk ambisi tersebut.
Karena alasan itu, ia memutuskan untuk memberikan seluruh energi dan fokus demi mendapatkan kesempatan bermain bersama De Oranje. Setiap langkah dalam karier profesionalnya selalu mengarah pada tujuan tersebut.
Keputusan itu akhirnya membuahkan hasil. Reijnders berhasil menembus skuad senior Belanda dan mulai mendapatkan kesempatan tampil di berbagai pertandingan internasional. Penampilannya yang konsisten membuat namanya semakin di kenal di kancah sepak bola Eropa.
Keberhasilan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan dirinya membela Timnas Indonesia. Setelah memperkuat Belanda dalam pertandingan resmi, regulasi sepak bola internasional tidak lagi membuka peluang baginya untuk berganti tim nasional.
Indonesia Tetap Menjadi Pertimbangan dalam Perjalanannya
Meski memilih Belanda, Reijnders mengakui bahwa Indonesia sempat masuk dalam daftar pertimbangannya. Pada masa ketika peluang bermain untuk Belanda belum terlihat jelas, ia tidak menutup kemungkinan untuk mempertimbangkan opsi lain.
Menurutnya, setiap pemain tentu ingin mengejar mimpi terbesar dalam kariernya. Karena itu, ia memilih untuk mencoba segala cara agar dapat mencapai target tersebut terlebih dahulu.
Reijnders menjelaskan bahwa Indonesia bisa saja menjadi pilihan jika usahanya menembus Timnas Belanda tidak membuahkan hasil. Namun, ia merasa perlu memberikan kesempatan penuh kepada dirinya sendiri untuk mengejar cita-cita masa kecilnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa hubungan emosional dengan Indonesia tetap memiliki tempat dalam perjalanan kariernya. Walau tidak pernah mengenakan seragam Merah Putih, ia tetap menghargai dukungan besar yang di berikan para penggemar Indonesia.
Bukti Besarnya Daya Tarik Timnas Indonesia
Kisah Tijjani Reijnders menggambarkan perkembangan positif sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. PSSI berhasil membangun daya tarik yang semakin kuat bagi pemain diaspora yang memiliki akar keturunan Indonesia.
Selain itu, dukungan fanatik dan loyal dari suporter Garuda juga menjadi faktor penting yang menarik perhatian banyak pemain keturunan. Reijnders sendiri merasakan langsung besarnya antusiasme tersebut ketika media sosialnya di penuhi pesan dari para penggemar Indonesia.
Walau Timnas Indonesia tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk di perkuat oleh Tijjani Reijnders, kisah ini tetap menjadi bagian menarik dalam perjalanan program naturalisasi. Cerita tersebut sekaligus membuktikan bahwa sepak bola Indonesia kini memiliki daya tarik yang semakin besar di mata pemain-pemain keturunan yang berkarier di level internasional.