Timnas Inggris berhasil mengamankan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah melalui perjalanan yang tidak mudah. Meskipun penampilan mereka sempat naik turun, pasukan The Three Lions selalu mampu menemukan solusi ketika menghadapi situasi sulit.

Keberhasilan tersebut membawa Inggris selangkah lebih dekat menuju gelar juara. Namun, mereka harus melewati tantangan besar karena Argentina telah menunggu dalam pertandingan semifinal.

Perjalanan Inggris dari Fase Grup

Inggris membuka turnamen dengan hasil positif setelah menundukkan Kroasia 4-2. Kemenangan tersebut membuat para pendukung optimistis melihat peluang tim kesayangannya melangkah jauh.

Performa Inggris kemudian menurun saat menghadapi Ghana. Mereka kesulitan menciptakan peluang dan harus menerima hasil imbang 0-0. Tim asuhan Thomas Tuchel akhirnya bangkit pada pertandingan terakhir fase grup dengan mengalahkan Panama 2-0.

Hasil itu memastikan Inggris lolos ke babak gugur. Akan tetapi, perjalanan menuju semifinal dipenuhi pertandingan menegangkan. RD Kongo, Meksiko, dan Norwegia memberikan perlawanan kuat yang memaksa Inggris bekerja lebih keras.

Timnas Inggris

Pemain Inggris Harry Kane, tengah, merayakan gol dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris vs RD Kongo di Atlanta, Rabu, 1 Juli 2026

Jude Bellingham Menjadi Penggerak Permainan

Jude Bellingham muncul sebagai salah satu pemain terpenting dalam perjalanan Inggris. Gelandang Real Madrid tersebut tidak hanya mengatur tempo permainan, tetapi juga memberikan kontribusi besar melalui gol dan assist.

Bellingham langsung mencetak gol ketika Inggris mengalahkan Kroasia. Ia kembali memperlihatkan pengaruhnya saat menghadapi Panama dengan menyumbangkan satu gol dan satu assist.

Penampilan luar biasa diperlihatkan Bellingham dalam pertandingan melawan Meksiko. Inggris menghadapi tekanan besar dari suporter tuan rumah dan harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Jarell Quansah menerima kartu merah. Dalam kondisi tersebut, Bellingham mencetak dua gol yang membantu Inggris meraih kemenangan dramatis 3-2.

Ketajamannya berlanjut ketika bertemu Norwegia. Bellingham kembali mencetak dua gol, termasuk gol penentu pada babak tambahan waktu. Tambahan tersebut membuat koleksinya meningkat menjadi enam gol sepanjang turnamen.

Aksi Dramatis Harry Kane

Selain Bellingham, Harry Kane mempunyai peran penting dalam keberhasilan Inggris. Salah satu momen terbaik sang kapten terjadi pada babak 32 besar ketika menghadapi RD Kongo.

Inggris sempat tertinggal dan terancam tersingkir lebih awal. Ketika pertandingan memasuki 15 menit terakhir, Kane menunjukkan ketenangannya sebagai penyerang berpengalaman. Ia mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan dan membawa Inggris menang 2-1.

Kemenangan tersebut menjadi titik penting bagi mental para pemain. Setelah melewati situasi sulit, Inggris semakin percaya diri menghadapi pertandingan berikutnya. Mereka kemudian mampu mengatasi perlawanan Meksiko dan Norwegia.

Argentina Menjadi Tantangan Berikutnya

Inggris kini harus mempersiapkan diri menghadapi Argentina di semifinal. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim memiliki pemain berkualitas dan ambisi besar mencapai final.

Duel tersebut juga mempertemukan Bellingham dengan Lionel Messi sebagai dua sosok yang paling berpengaruh bagi tim masing-masing. Inggris berharap performa cemerlang Bellingham dan ketajaman Kane dapat kembali menjadi pembeda.

Jika mampu menjaga konsistensi sekaligus mengurangi kesalahan, The Three Lions mempunyai peluang besar menyingkirkan Argentina dan melangkah ke partai puncak Piala Dunia 2026.