Riccardo Calafiori Mencatat Sejarah Baru setelah membantu Arsenal menaklukkan Manchester City dengan skor telak 3-0 pada final Community Shield 2026. Bek asal Italia tersebut langsung mencuri perhatian melalui gol kilat yang membuka jalan kemenangan The Gunners di Stadion Millennium, Cardiff, Minggu (16/8/2026).

Calafiori hanya membutuhkan waktu 24 detik untuk membawa Arsenal unggul. Gol tersebut sekaligus mengantarkannya sebagai pencetak gol tercepat sepanjang sejarah Community Shield. Ajang yang sebelumnya memakai nama Charity Shield sampai 2001 itu sudah berlangsung selama 118 tahun.

Arsenal kemudian mempertahankan kendali permainan dan terus menekan Manchester City. Kai Havertz serta Martin Odegaard ikut mencatatkan nama di papan skor. Tiga gol tersebut memastikan pasukan London Utara mengangkat trofi Community Shield ke-18 dalam sejarah klub.

Riccardo Calafiori Cetak Gol Hanya dalam 24 Detik

Arsenal langsung menunjukkan agresivitas sejak wasit memulai pertandingan. Mereka tidak memberikan banyak waktu kepada Manchester City untuk membangun permainan dari lini belakang.

Miles Lewis-Skelly memainkan peran penting dalam terciptanya gol pembuka. Pemain muda Arsenal tersebut melihat pergerakan Riccardo Calafiori dan segera mengirim umpan terobosan akurat ke ruang kosong.

Calafiori membaca umpan itu dengan sempurna. Ia bergerak cepat menuju area berbahaya sebelum melepaskan tembakan yang gagal Gianluigi Donnarumma hentikan. Kiper Manchester City asal Italia itu akhirnya harus memungut bola dari gawangnya ketika pertandingan baru berlangsung 24 detik.

Gol cepat tersebut memberikan keuntungan besar bagi Arsenal. Selain meningkatkan kepercayaan diri para pemain, gol itu juga membuat Manchester City harus mengubah pendekatan sejak awal pertandingan.

Catatan tersebut terasa semakin istimewa karena Calafiori berposisi sebagai pemain belakang. Meski tugas utamanya menjaga pertahanan, ia mampu memanfaatkan kesempatan menyerang dengan efektif.

Pecahkan Rekor yang Bertahan Sejak 1968

Gol Riccardo Calafiori bukan sekadar membawa Arsenal unggul. Torehan tersebut juga menghapus rekor lama yang bertahan selama puluhan tahun di Community Shield.

Sebelumnya, Bobby Owen memegang catatan gol tercepat dalam pertandingan tersebut. Ia membutuhkan 35 detik ketika Manchester City menghadapi West Bromwich Albion pada 1968.

Manchester City saat itu tampil sangat dominan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 6-1. Rekor Owen kemudian bertahan selama beberapa dekade sebelum Calafiori mencetak gol dalam waktu 24 detik pada edisi 2026.

Dengan demikian, Calafiori memangkas rekor sebelumnya hingga 11 detik. Catatan itu menambah nilai penting dari penampilannya pada pertandingan pembuka musim sepak bola Inggris tersebut.

Bek Italia itu juga menunjukkan kontribusi yang semakin besar dalam permainan Arsenal. Ia tidak hanya menjalankan tugas bertahan, tetapi juga mampu memberikan ancaman ketika timnya membangun serangan.

Riccardo Calafiori

Riccardo Calafiori Pecahkan Rekor Gol Community Shield

Arsenal Tambah Dua Gol dan Pastikan Gelar

Manchester City berusaha memberikan respons setelah tertinggal sangat cepat. Namun, Arsenal tetap mampu menjaga organisasi permainan sekaligus menciptakan ancaman melalui serangan mereka.

Kai Havertz kemudian menambah keunggulan The Gunners. Gol tersebut membuat Arsenal semakin nyaman mengontrol pertandingan dan memaksa Manchester City bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.

Martin Odegaard turut memberikan kontribusi penting dengan mencetak gol berikutnya. Arsenal akhirnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0.

Hasil tersebut membawa Arsenal meraih trofi Community Shield ke-18 sepanjang sejarah klub. Selain menambah koleksi gelar, kemenangan atas Manchester City memberikan dorongan moral penting sebelum mereka menjalani persaingan pada musim baru.

Calafiori Puji Umpan Miles Lewis-Skelly

Selepas pertandingan, Riccardo Calafiori menilai Community Shield sebagai ujian penting bagi Arsenal. Menurutnya, tim ingin memperlihatkan mentalitas kuat setelah meraih kesuksesan di Premier League musim sebelumnya.

Calafiori juga mengakui bahwa gol cepat sangat membantu Arsenal dalam menjalankan rencana permainan. Keunggulan sejak detik-detik awal membuat tim memiliki momentum untuk mengendalikan laga.

Namun, pemain yang pernah memperkuat Bologna dan AS Roma tersebut tidak ingin mengambil seluruh pujian atas golnya. Ia justru menyoroti kualitas umpan Miles Lewis-Skelly yang membuka ruang baginya.

Calafiori menyebut umpan Lewis-Skelly sebagai bagian terbesar dari terciptanya gol. Ia bahkan menilai kontribusi rekannya mencapai sekitar 70 persen, sedangkan penyelesaiannya hanya mengambil porsi 30 persen.

Pernyataan tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama dalam proses gol pembuka Arsenal. Lewis-Skelly mampu membaca ruang dengan baik, sementara Calafiori melakukan pergerakan dan penyelesaian secara tepat.

Calafiori juga menilai penampilan Arsenal pada pertandingan tersebut hampir sempurna. Tim mampu menjalankan rencana permainan dengan efektif sekaligus menjaga Manchester City agar tidak mencetak gol.

Modal Arsenal Menjelang Premier League

Kemenangan 3-0 atas Manchester City memberikan awal positif bagi Arsenal sebelum memasuki kompetisi Premier League. Hasil tersebut juga memperlihatkan kesiapan tim menghadapi tekanan setelah menjalani musim sebelumnya dengan pencapaian besar.

Mikel Arteta kini memiliki modal penting untuk menjaga kepercayaan diri para pemain. Arsenal mampu mencetak tiga gol melawan salah satu rival utama sekaligus mempertahankan gawang mereka dari kebobolan.

Selain itu, kontribusi pemain dari berbagai posisi menjadi sinyal positif. Calafiori membuka skor dari lini belakang, sementara Havertz dan Odegaard melengkapi kemenangan melalui gol mereka.

Setelah merayakan gelar Community Shield, Arsenal harus segera mengalihkan fokus menuju Premier League. Mereka akan menghadapi Coventry City pada pertandingan pembuka musim.

Arsenal dijadwalkan menjamu Coventry pada Sabtu (22/8/2026) pukul 02.00 WIB. Kemenangan atas Manchester City tentu menjadi bekal berharga menjelang laga tersebut.

Sementara itu, Riccardo Calafiori memasuki musim baru dengan catatan istimewa. Gol dalam 24 detik tidak hanya membantu Arsenal meraih trofi, tetapi juga menempatkan namanya dalam buku sejarah Community Shield sebagai pencetak gol tercepat sepanjang penyelenggaraan ajang tersebut.