Pierre-Emerick Aubameyang – langsung menunjukkan ketajamannya setelah kembali merasakan persaingan LaLiga. Penyerang berusia 37 tahun tersebut mencetak gol pada pertandingan pertama musim 2026/2027. Gol itu sekaligus menjadi penanda kembalinya Aubameyang ke kompetisi tertinggi sepak bola Spanyol.
Pemain asal Gabon tersebut memulai musim dengan status sebagai rekrutan baru. Ia kembali ke Spanyol setelah sebelumnya bermain bersama Marseille. Kepindahannya terealisasi dengan nilai transfer sekitar 1,5 juta euro dan kontrak berdurasi dua musim.
Usia yang sudah memasuki 37 tahun ternyata tidak menghalangi Aubameyang untuk memberikan dampak cepat. Ia bahkan hanya membutuhkan 21 menit untuk mencatatkan namanya di papan skor pada pertandingan pembuka musim.
Aubameyang Cetak Gol pada Menit ke-21
Pierre-Emerick Aubameyang mendapatkan kesempatan tampil sejak awal dalam pertandingan pekan pertama LaLiga 2026/2027. Kepercayaan tersebut langsung dibayar dengan sebuah gol.
Momen itu terjadi pada menit ke-21. Aubameyang membaca datangnya bola lambung dengan baik sebelum melakukan kontrol untuk menguasai si kulit bundar.
Setelah mendapatkan ruang, mantan penyerang Barcelona tersebut langsung melepaskan tembakan ke arah gawang. Bola berhasil melewati penjagaan lawan dan berbuah gol.
Gol tersebut memperlihatkan pengalaman Aubameyang sebagai penyerang yang sudah lama bermain di level tertinggi Eropa. Ia mampu menentukan posisi, mengontrol bola, dan menyelesaikan peluang dalam waktu singkat.
Meski pertandingan akhirnya selesai dengan skor imbang 1-1, gol Aubameyang tetap menjadi perhatian. Terlebih, laga tersebut merupakan penampilan pertamanya setelah kembali ke kompetisi sepak bola Spanyol.
Catatan tersebut juga menjadi awal positif bagi Aubameyang dalam menjalani musim baru. Ketajamannya masih terlihat meski usianya sudah jauh melewati masa emas kebanyakan pesepak bola profesional.
Kembali Merasakan Persaingan LaLiga
Bermain di LaLiga sebenarnya bukan pengalaman baru bagi Pierre-Emerick Aubameyang. Penyerang kelahiran Laval, Prancis, tersebut pernah merasakan atmosfer kompetisi Spanyol beberapa tahun sebelumnya.
Aubameyang datang ke Barcelona pada musim dingin 2022. Saat itu, ia bergabung dengan status bebas transfer setelah mengakhiri perjalanannya bersama Arsenal.
Tidak membutuhkan waktu lama, Aubameyang langsung menjadi salah satu pilihan di lini serang. Pengalaman serta kemampuan penyelesaian akhirnya membuat dirinya mampu memberikan kontribusi penting.
Selama periode tersebut, Aubameyang membukukan 11 gol dalam 17 penampilan di LaLiga. Catatan itu cukup menarik mengingat ia hanya menjalani setengah musim kompetisi.
Performa tersebut kemudian membuat Chelsea tertarik membawanya kembali ke Inggris. Aubameyang akhirnya meninggalkan Spanyol setelah menjalani periode yang relatif singkat.
Kini, empat tahun setelah periode tersebut, Aubameyang kembali merasakan persaingan LaLiga. Menariknya, ia langsung membuka rekening gol pada kesempatan pertamanya.

Pierre-Emerick Aubameyang dari RC Deportivo de A Coruna merayakan setelah mencetak gol pertama timnya selama pertandingan LaLiga EA Sports 2026/27 antara RC Deportivo de A Coruna dan Elche CF di Abanca-Riazor pada 17 Agustus
Koleksi Gol Aubameyang di LaLiga Bertambah
Gol pada pekan pertama musim 2026/2027 membuat catatan Pierre-Emerick Aubameyang di LaLiga semakin bertambah. Ia kini telah mengoleksi 12 gol dari 19 pertandingan di kompetisi tersebut.
Rasio tersebut menunjukkan bahwa Aubameyang masih memiliki kemampuan mencetak gol yang cukup tinggi di sepak bola Spanyol. Rata-rata golnya bahkan tetap terjaga meskipun terdapat jarak beberapa tahun antara periode pertamanya dan musim ini.
Ketajaman Aubameyang juga tidak hanya terlihat ketika bermain di LaLiga. Dalam tiga musim terakhir, penyerang berpengalaman itu masih mampu menjaga produktivitasnya.
Saat menjalani karier bersama Marseille dan Al Qadsiah, Aubameyang secara konsisten mampu mencetak gol dengan jumlah dua digit di kompetisi liga. Catatan tersebut menjadi bukti bahwa kemampuan penyelesaian akhirnya belum sepenuhnya menurun.
Kecepatan mungkin tidak lagi sama seperti ketika berada dalam periode terbaik kariernya. Namun, pengalaman membuat Aubameyang semakin memahami cara mencari ruang dan menentukan posisi di sekitar area pertahanan lawan.
Kemampuan tersebut terlihat dari golnya pada laga pembuka musim. Aubameyang tidak membutuhkan banyak sentuhan untuk mengubah peluang menjadi gol.
Usia 37 Tahun Belum Menghentikan Ketajaman Aubameyang
Pierre-Emerick Aubameyang memasuki LaLiga musim 2026/2027 dengan tantangan yang berbeda. Pada usia 37 tahun, ia harus bersaing dalam kompetisi yang menuntut kondisi fisik dan konsistensi tinggi.
Namun, gol pada pertandingan pertama memberikan sinyal positif. Aubameyang menunjukkan bahwa dirinya masih mampu menjadi ancaman di depan gawang.
Pengalaman panjang bermain di Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman, dan beberapa kompetisi lainnya menjadi modal penting. Ia sudah menghadapi berbagai karakter pertahanan dan tekanan pertandingan sepanjang kariernya.
Kini perhatian tertuju pada kemampuan Aubameyang menjaga produktivitas sepanjang musim. Satu gol pada pertandingan pertama tentu belum cukup untuk menjadi ukuran performanya selama satu musim penuh.
Meski demikian, membuka musim dengan gol menjadi awal yang menjanjikan. Jika mampu menjaga kondisi fisik sekaligus konsisten mendapatkan peluang, koleksi gol Aubameyang di LaLiga berpotensi terus bertambah.
Gol pada menit ke-21 tersebut setidaknya membuktikan satu hal. Meski telah berusia 37 tahun, Pierre-Emerick Aubameyang masih memiliki ketajaman untuk mencetak gol di LaLiga.