Arsenal Premier League 2026/2027 memasuki musim baru dengan membawa status sebagai juara bertahan sekaligus salah satu kandidat kuat peraih gelar. Manajer The Gunners, Mikel Arteta, tidak merasa terbebani dengan posisi tersebut. Sebaliknya, pelatih asal Spanyol itu menikmati situasi ketika para pesaing menjadikan timnya sebagai target utama.
Arsenal akhirnya mengakhiri penantian panjang untuk kembali menguasai kasta tertinggi sepak bola Inggris. Klub asal London Utara tersebut merebut gelar Premier League musim lalu setelah menunggu selama 22 tahun.
Kesuksesan itu sekaligus mengakhiri periode ketika Arsenal berulang kali mendekati trofi tanpa mampu menuntaskan persaingan. Sebelum menjadi juara, The Gunners harus puas menempati posisi kedua selama tiga musim secara beruntun.
Perjalanan tersebut membuat skuad Arteta semakin terbiasa menghadapi tekanan dalam perebutan gelar. Kini, tantangan mereka berubah. Arsenal tidak lagi hanya berusaha mengejar pemuncak klasemen, tetapi harus mempertahankan posisi sebagai tim yang ingin dikalahkan para rival.
Arsenal Kirim Sinyal Kuat Jelang Musim Baru
Kepercayaan diri Arsenal semakin meningkat menjelang bergulirnya Premier League 2026/27. The Gunners menunjukkan kesiapan mereka ketika menghadapi Manchester City dalam pertandingan Community Shield pekan lalu.
Arsenal tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 3-0. Hasil tersebut memberikan modal positif sekaligus memperlihatkan kemampuan tim dalam menghadapi salah satu rival terkuat di Inggris.
Namun, Arteta tidak ingin keberhasilan musim lalu maupun kemenangan di Community Shield membuat para pemain kehilangan fokus. Ia menilai semua klub kembali memulai perjuangan dari titik yang sama ketika kompetisi baru bergulir.
Karena itu, Arsenal harus kembali membuktikan kualitas mereka sejak pertandingan pertama. Status juara bertahan tidak memberikan keuntungan poin saat musim dimulai.

Mikel Arteta.
Mikel Arteta Pilih Arsenal Berada di Posisi Teratas
Arsenal akan membuka perjalanan di Premier League musim ini dengan menghadapi Coventry City. The Gunners menjamu lawannya di Emirates Stadium pada Sabtu (22/8/2026) dini hari WIB.
Menjelang pertandingan tersebut, Arteta menegaskan bahwa timnya harus kembali bekerja keras untuk mendapatkan posisi terbaik. Ia tidak ingin menjadikan pencapaian musim sebelumnya sebagai patokan untuk menghadapi kompetisi baru.
Menurut Arteta, Arsenal kembali memulai semuanya dari nol. Oleh sebab itu, para pemain harus menunjukkan bahwa mereka masih memiliki kualitas untuk kembali bersaing di puncak klasemen.
Dalam tiga musim terakhir, Arsenal sudah merasakan berbagai situasi dalam persaingan gelar. Mereka pernah berada di depan dan memimpin perburuan trofi. Pada kesempatan lain, The Gunners harus mengejar rival yang menempati posisi lebih tinggi.
Pengalaman tersebut membuat Arteta memahami tekanan dari kedua situasi. Meski begitu, ia tetap memilih berada di posisi pertama dibandingkan harus terus mengejar tim lain.
Arteta Tidak Takut dengan Tekanan sebagai Juara Bertahan
Bagi Arteta, memimpin persaingan memberikan keuntungan karena Arsenal bisa menentukan nasib melalui hasil pertandingan mereka sendiri. Kondisi itu berbeda ketika sebuah tim harus mengejar rival sambil berharap lawannya kehilangan poin.
Arteta bahkan mengaku lebih menyukai situasi ketika klub lain memburu Arsenal. Ia ingin timnya memegang kendali atas perjalanan mereka sendiri daripada bergantung pada hasil pertandingan para pesaing.
Sikap tersebut menunjukkan ambisi Arsenal untuk mempertahankan gelar Premier League. The Gunners memahami bahwa tantangan musim ini bisa lebih berat karena para rival akan memberikan perhatian lebih besar kepada sang juara bertahan.
Manchester City dan klub papan atas lainnya tentu tidak ingin membiarkan Arsenal kembali mendominasi persaingan. Karena itu, konsistensi akan menjadi salah satu faktor penting bagi skuad Arteta sepanjang musim.
Arsenal Siap Memulai Perburuan Gelar Baru
Kemenangan atas Manchester City memberikan awal positif sebelum Arsenal menjalani pertandingan liga. Meski demikian, Arteta tetap menuntut para pemain menjaga standar permainan dan tidak terlena dengan pencapaian sebelumnya.
Pertandingan melawan Coventry City akan menjadi kesempatan pertama Arsenal untuk membangun momentum di Premier League 2026/27. Tiga poin pada laga pembuka dapat membantu The Gunners memulai upaya mempertahankan gelar dengan kepercayaan diri tinggi.
Status sebagai juara bertahan memang membuat tekanan terhadap Arsenal meningkat. Setiap lawan memiliki motivasi tambahan untuk mengalahkan mereka. Namun, Arteta justru melihat kondisi tersebut sebagai tantangan yang harus timnya nikmati.
Setelah melalui tiga musim sebagai penantang dan akhirnya mencapai puncak, Arsenal kini memasuki fase berbeda. Mereka harus membuktikan kemampuan untuk bertahan di posisi teratas. Bagi Arteta, menjadi tim yang diburu tetap lebih menarik daripada harus kembali mengejar.