Piala AFF 2026 – Vietnam memulai perjalanan di Piala AFF 2026 dengan membawa status sebagai juara bertahan. Kehormatan tersebut tidak hanya tercermin dari target mempertahankan gelar, tetapi juga melalui penggunaan patch khusus berwarna emas pada seragam pertandingan mereka. Simbol tersebut menjadi penanda bahwa Vietnam merupakan kampiun edisi sebelumnya dan akan di kenakan mulai laga pembuka menghadapi Timor Leste.

Pertandingan perdana di jadwalkan berlangsung di Stadion Chonburi, Thailand, pada Jumat, 24 Juli 2026. Selain menjadi momen pembuka turnamen, laga ini juga menjadi kesempatan bagi Vietnam untuk menunjukkan kesiapan mereka mempertahankan dominasi di kawasan Asia Tenggara.

Patch Emas Menjadi Simbol Status Juara Bertahan

Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) mengonfirmasi bahwa tim nasional akan mengenakan patch emas khusus pada bagian lengan jersey selama mengikuti Piala AFF 2026. Penggunaan emblem tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada tim yang berhasil menjuarai edisi sebelumnya.

Keberadaan patch emas tidak hanya menjadi identitas visual, tetapi juga melambangkan pencapaian yang telah di raih Vietnam dalam kompetisi regional. Tradisi serupa sebelumnya juga pernah terlihat di ajang internasional ketika juara bertahan mengenakan identitas khusus selama turnamen berlangsung.

Dengan status tersebut, Vietnam memasuki kompetisi sebagai salah satu favorit. Namun, pengakuan sebagai juara bertahan juga membawa tanggung jawab yang lebih besar karena setiap pertandingan akan menjadi perhatian lawan maupun pendukung sepak bola di kawasan Asia Tenggara.

Persiapan Matang Jelang Menghadapi Timor Leste

Menjelang pertandingan pertama, skuad Vietnam menjalani sesi latihan intensif di Chonburi. Pelatih Kim Sang-sik memanfaatkan waktu yang tersedia untuk menyempurnakan organisasi permainan, meningkatkan koordinasi antarlini, serta memperdalam penerapan strategi yang akan di gunakan sepanjang turnamen.

Selain mengasah aspek teknis, tim pelatih juga melakukan evaluasi terhadap berbagai skenario pertandingan agar para pemain mampu beradaptasi dengan situasi yang mungkin terjadi di lapangan. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan Vietnam tampil maksimal sejak pertandingan pertama.

Pemain senior Pham Xuan Manh mengungkapkan rasa bangganya dapat mengenakan patch emas sebagai simbol juara bertahan. Baginya, penghargaan tersebut bukan sekadar pelengkap pada jersey, melainkan motivasi tambahan agar seluruh pemain mampu mempertahankan prestasi yang telah di raih.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Vietnam tidak akan memandang remeh Timor Leste. Menurutnya, seluruh fokus tim saat ini di arahkan pada penyempurnaan pola permainan dan analisis mendalam terhadap kekuatan calon lawan.

Ia menjelaskan bahwa staf pelatih akan mempelajari karakter permainan Timor Leste secara detail sebelum pertandingan sehingga strategi yang di terapkan dapat berjalan secara efektif.

Timnas Vietnam mengenakan patch emas juara bertahan saat menjalani laga pembuka Piala AFF 2026 melawan Timor Leste.

vietnam gunakan patch emas untuk Piala AFF

Vietnam Bertekad Pertahankan Gelar di Tengah Persaingan Ketat

Pham Xuan Manh merupakan salah satu pemain yang ikut membawa Vietnam meraih gelar juara pada edisi sebelumnya. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan yang di nilai semakin kompetitif.

Menurutnya, perkembangan sepak bola di Asia Tenggara membuat setiap peserta mengalami peningkatan kualitas. Oleh sebab itu, tidak ada pertandingan yang dapat di anggap mudah meskipun Vietnam datang sebagai juara bertahan.

Ia menilai mempertahankan gelar jauh lebih sulit di bandingkan saat pertama kali merebutnya. Setiap lawan akan memiliki motivasi lebih besar ketika menghadapi tim yang menyandang status kampiun, sehingga konsistensi permainan menjadi faktor utama dalam perjalanan Vietnam di turnamen ini.

Karena alasan tersebut, seluruh pemain berkomitmen menjaga kekompakan selama kompetisi berlangsung. Semangat kebersamaan yang di bangun sejak masa persiapan di harapkan mampu menjadi kekuatan utama ketika menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Vietnam juga menargetkan untuk tampil di siplin pada setiap pertandingan. Selain kualitas individu pemain, kerja sama tim diyakini menjadi kunci agar mereka mampu mempertahankan trofi Piala AFF.

Kesimpulan

Vietnam memasuki Piala AFF 2026 dengan kepercayaan diri tinggi sebagai juara bertahan. Penggunaan patch emas pada jersey menjadi simbol keberhasilan mereka di edisi sebelumnya sekaligus menjadi motivasi untuk kembali mencatatkan prestasi.

Di sisi lain, tim asuhan Kim Sang-sik tetap memilih bersikap realistis dengan mempersiapkan pertandingan secara serius. Timor Leste di pandang sebagai lawan yang layak di hormati, sementara persaingan antarnegara Asia Tenggara di nilai semakin merata.

Dengan persiapan yang matang, kekompakan pemain, serta pengalaman sebagai juara bertahan, Vietnam berharap mampu memulai turnamen dengan hasil positif dan menjaga peluang mempertahankan gelar hingga akhir kompetisi.