Bursa Transfer – Ederson gagal bergabung dengan Manchester United pada bursa transfer musim panas 2026 meski sempat berada dekat dengan kepindahan ke Inggris. Gelandang bertahan Atalanta tersebut akhirnya mengungkap situasi yang terjadi ketika proses transfernya tidak berlanjut. Menariknya, pemain asal Brasil itu mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan kesepakatan tersebut batal.
Manchester United sebelumnya menjadikan Ederson sebagai salah satu kandidat untuk memperkuat sektor tengah. Klub Inggris tersebut membutuhkan tambahan tenaga setelah mengalami perubahan komposisi pemain menjelang musim baru. Namun, rencana transfer gelandang berusia 27 tahun itu akhirnya tidak terealisasi.
Kabar yang beredar sebelumnya menyebut masalah dalam tes medis menjadi penyebab utama batalnya transfer. Akan tetapi, Ederson memberikan penjelasan berbeda mengenai kondisi tersebut.
Ederson Bingung Transfer ke Manchester United Batal
Dilansir Sky Sports, Ederson mengakui dirinya tidak mengetahui secara jelas apa yang membuat proses kepindahannya terhenti. Padahal, pembicaraan mengenai transfer tersebut sempat berkembang cukup jauh.
Pada periode yang sama, Ederson juga menarik perhatian beberapa klub lain. Bahkan, ia memiliki peluang untuk melanjutkan karier bersama klub Inggris selain Manchester United.
Ederson menjelaskan bahwa proses pemeriksaan medis yang dijalaninya tidak menunjukkan masalah berarti. Karena itu, ia merasa bingung ketika kepindahannya justru tidak dilanjutkan.
Menurut Ederson, kondisi fisiknya selama memperkuat Atalanta juga cukup baik. Ia sudah menghabiskan sekitar empat tahun bersama klub Italia tersebut dan secara konsisten mendapatkan kesempatan bermain.
Pemain Timnas Brasil tersebut pada dasarnya bisa menunggu perkembangan situasi lebih lama. Namun, Ederson akhirnya memilih mengambil keputusan berbeda setelah Atalanta menunjukkan keseriusan untuk mempertahankannya.
Hubungan dengan Atalanta Jadi Faktor Penting
Kegagalan pindah ke Manchester United tidak membuat masa depan Ederson menjadi tidak menentu. Atalanta bergerak cepat dengan menawarkan kontrak baru kepada sang gelandang.
Hubungan baik yang sudah terbangun antara Ederson dan Atalanta kemudian memainkan peran penting dalam keputusan tersebut. Ia merasa mendapatkan kepercayaan besar selama memperkuat klub.
Situasi itu membuat Ederson memilih bertahan daripada menunggu kemungkinan transfer lain. Pada akhirnya, ia menerima tawaran kontrak baru dan melanjutkan perjalanan bersama Atalanta.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan kepindahannya pada periode tersebut. Sementara itu, Manchester United harus mengalihkan perhatian kepada pemain lain untuk memperkuat lini tengah.

Gelandang Atalanta, Ederson, saat memperkuat tim di laga Serie A 2024-2025.
Manchester United Beralih Mencari Gelandang Baru
Setelah transfer Ederson tidak terwujud, Manchester United bergerak mencari alternatif. Tim asuhan Michael Carrick memang membutuhkan perubahan di sektor tengah menjelang kompetisi baru.
Kebutuhan tersebut semakin besar setelah Casemiro meninggalkan klub pada akhir musim 2025-2026. Kepergian gelandang senior asal Brasil itu membuat Manchester United perlu menghadirkan pemain baru dengan karakter yang sesuai kebutuhan tim.
Manchester United kemudian berhasil mendapatkan Youri Tielemans dari Aston Villa. Selain itu, mereka merekrut Andrey Santos dari Chelsea untuk menambah pilihan di lini tengah.
Kedua pemain tersebut sudah memperoleh kesempatan tampil dalam beberapa pertandingan pramusim. Kehadiran mereka memberi Michael Carrick lebih banyak opsi untuk menentukan komposisi terbaik di sektor tersebut.
Meski sudah mendapatkan dua gelandang, aktivitas Manchester United kabarnya belum berhenti. Klub masih memburu pemain lain untuk memperkuat kedalaman skuad.
Carlos Baleba Masuk Radar Manchester United
Carlos Baleba kemudian muncul sebagai salah satu target utama Manchester United. Gelandang Brighton and Hove Albion tersebut dikabarkan semakin dekat dengan kemungkinan kepindahan.
Manchester United disebut menyiapkan dana sekitar 60 juta poundsterling untuk mendapatkan Baleba. Nilai tersebut setara sekitar Rp1,4 triliun dan menunjukkan keseriusan klub memperkuat lini tengah.
Apabila transfer tersebut terealisasi, Baleba akan menambah persaingan dalam skuad Michael Carrick. Manchester United sudah memiliki sejumlah nama yang dapat di mainkan di sektor tersebut.
Youri Tielemans dan Andrey Santos menjadi dua tambahan baru. Sementara itu, Kobbie Mainoo, Mason Mount, Bruno Fernandes, serta Manuel Ugarte juga menjadi bagian dari pilihan lini tengah Manchester United. Namun, Ugarte sedang menjalani pemulihan akibat cedera panjang.
Kehadiran Baleba berpotensi memberikan variasi tambahan bagi Carrick dalam menyusun strategi. Terlebih, Manchester United membutuhkan kedalaman skuad untuk menghadapi jadwal kompetisi yang panjang.
Di sisi lain, kegagalan mendapatkan Ederson tidak lagi menjadi persoalan bagi sang pemain. Ia memilih melanjutkan karier bersama Atalanta setelah mendapatkan kepercayaan melalui kontrak baru.
Cerita transfer tersebut sekaligus menunjukkan bahwa proses kepindahan pemain dapat berubah meski negosiasi sudah berjalan jauh. Ederson sendiri menegaskan pemeriksaan medisnya berjalan lancar. Namun, perubahan situasi akhirnya membuat transfer menuju Manchester United tidak pernah terwujud.