Erling Haaland – kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu striker terbaik dunia dengan mencetak hattrick saat Manchester City menaklukkan Liverpool di perempat final Piala FA. Penyerang asal Norwegia ini menegaskan ambisinya untuk terus membawa timnya meraih gelar dan memperkuat dominasi City di kompetisi domestik.
Laga yang berlangsung pada Sabtu malam (4/4/2026) WIB itu menjadi panggung bagi Haaland untuk memperlihatkan ketajamannya. Selain tiga gol dari Haaland, gol tambahan dicetak oleh Antoine Semenyo, memastikan kemenangan meyakinkan City sekaligus tiket ke final di Wembley Stadium.
Kemenangan ini juga memperpanjang catatan impresif Haaland sejak bergabung dengan City pada 2022. Sejauh ini, striker Norwegia itu telah mencetak 12 hattrick di semua kompetisi, menjadikannya pemain dengan jumlah hattrick terbanyak di lima liga top Eropa.
Selain itu, Manchester City telah menambahkan satu trofi di lemari mereka musim ini, yakni Piala Liga Inggris. Meski demikian, Haaland menegaskan bahwa timnya belum puas dan masih memburu lebih banyak gelar untuk melengkapi musim.
Manchester City Bertekad Raih Trofi Lagi
Haaland menekankan bahwa tuntutan besar selalu melekat pada Manchester City, di mana kemenangan di setiap turnamen menjadi target utama. Ia percaya klub harus selalu tampil maksimal, terutama di panggung terbesar seperti final Piala FA.
Perjalanan tim menuju Wembley dianggap Haaland sebagai momentum penting untuk menambah koleksi trofi. Selain itu, pengalaman di laga-laga penting menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain City.
“Saya pernah berada di final Piala FA sebelumnya, dan sekarang kami kembali ke Wembley. Klub ini selalu menargetkan kemenangan di panggung terbesar,” ujar Haaland kepada TNT Sports.
Pernyataan ini menegaskan ambisi City untuk terus mengukir sejarah dengan menjuarai semua kompetisi domestik dan memperlihatkan kekuatan mereka di level Eropa.

Erling Haaland merayakan gol hattricknya, yakni gol keempat Manchester City saat menghadapi Liverpool di perempat final Piala FA di Etihad Stadium, Sabtu, 4 April 2026.
Performa City Bangkit di Momen Krusial
Meskipun Manchester City sempat menghadapi kesulitan pada awal pertandingan, tim akhirnya menemukan ritme permainan yang tepat. Haaland menilai kemampuan tim untuk bangkit menjadi faktor penentu kemenangan.
Ia menyoroti periode tertentu dalam laga sebagai momen krusial, di mana kualitas kolektif tim benar-benar terlihat. Penampilan tim yang solid di menit-menit penting memastikan hasil positif bagi City.
“Luar biasa. Di babak pertama kami sedikit kesulitan, namun setelah menit ke-30, permainan kami meningkat drastis. Kembali ke Wembley adalah hal yang sangat penting,” ujar Haaland.
“Antara menit ke-30 hingga 60, itu mungkin salah satu performa terbaik kami musim ini,” tambahnya, menekankan kontribusi semua pemain dalam mencetak kemenangan.
Haaland Akui Performa Masih Bisa Ditingkatkan
Meski tampil gemilang dengan hattrick, Haaland mengakui performanya musim ini belum sepenuhnya konsisten. Ia menilai masih banyak hal yang perlu di perbaiki agar bisa terus tampil optimal di setiap pertandingan.
Selain itu, Haaland juga menyinggung absennya City dari Liga Champions musim ini sebagai sesuatu yang mengecewakan. Fokus tim kini di alihkan sepenuhnya ke laga berikutnya melawan Chelsea, untuk menjaga momentum kemenangan dan menjaga ambisi meraih lebih banyak trofi.
“Performa saya memang masih naik turun dan itu harus di perbaiki,” ujar Haaland.
“Saat ini kami memiliki jeda panjang karena tidak bermain di Liga Champions, dan itu kurang ideal. Namun kami harus siap menghadapi Chelsea pada laga berikutnya,” tutupnya.