Lamine Yamal Ballon D’Or 2026 kembali menjadi sorotan setelah Ousmane Dembele tidak memasukkan pemain muda Barcelona tersebut dalam daftar jagoannya untuk meraih penghargaan individu bergengsi tahun ini. Yamal memilih menanggapi keputusan itu dengan santai dan turut membawa nama Kylian Mbappe dalam komentarnya.

Persaingan menuju Ballon d’Or 2026 memang menghadirkan sejumlah nama besar. Panitia telah mengumumkan 30 pemain sebagai nominator. Dembele, Yamal, dan Mbappe sama-sama menghuni daftar tersebut.

Selain ketiga pemain itu, Rodri dan Harry Kane juga masuk dalam persaingan. Kehadiran sederet pemain papan atas tersebut membuat perebutan penghargaan tahun ini menarik perhatian.

Dembele sendiri datang dengan status sebagai pemenang Ballon d’Or 2025. Namun, ketika membicarakan kandidat yang berpeluang merebut penghargaan edisi berikutnya, ia justru menyebut tiga nama lain.

Dembele Punya Kandidat Pilihan Sendiri

Ousmane Dembele menempatkan Khvicha Kvaratskhelia, Harry Kane, dan Kylian Mbappe sebagai pemain yang ia jagokan dalam persaingan Ballon d’Or 2026. Dengan demikian, nama Lamine Yamal tidak muncul dalam pilihan pemain Paris Saint-Germain tersebut.

Keputusan itu menarik perhatian karena Yamal juga termasuk salah satu pemain yang banyak mendapat dukungan dalam perebutan penghargaan tahun ini.

Yamal menjalani musim dengan pencapaian penting. Pemain berusia 19 tahun tersebut memegang peran penting ketika Barcelona mempertahankan gelar LaLiga. Selain itu, ia juga meraih gelar Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Spanyol.

Rangkaian pencapaian tersebut membuat nama Yamal ikut meramaikan pembicaraan mengenai kandidat terkuat Ballon d’Or. Meski begitu, Dembele memiliki pandangan berbeda ketika menentukan pemain pilihannya.

Yamal tidak mempermasalahkan keputusan tersebut. Sebaliknya, ia memahami bahwa setiap pemain dapat mempunyai kandidat favorit masing-masing.

Lamine Yamal Singgung Kedekatan Dembele dan Mbappe

Saat memberikan tanggapan kepada TNT Sports, Yamal mengaitkan pilihan Dembele dengan kedekatan sang pemain terhadap Kylian Mbappe.

Yamal menilai hubungan pertemanan dapat memengaruhi preferensi seseorang ketika menentukan kandidat. Ia juga memahami kecenderungan Dembele untuk memberikan dukungan kepada pemain yang memiliki kedekatan dengannya, baik melalui klub maupun tim nasional Prancis.

Alih-alih memperdebatkan pilihan Dembele, Yamal lebih memilih menyoroti performanya sendiri sepanjang musim. Ia mengaku puas dengan kontribusi yang sudah ia berikan.

Selain itu, pemain Barcelona tersebut menyampaikan komentarnya dengan nada ringan. Menurut Yamal, persaingan di lapangan mungkin turut membentuk penilaian para rival terhadap dirinya.

Yamal merasa setiap pertemuan dengan lawan dapat menghadirkan momen yang membuat rival kurang menyukainya. Namun, ia menganggap situasi seperti itu sebagai sesuatu yang normal dalam sebuah kompetisi.

Lamine Yamal Ballon d'Or 2026

Lamine Yamal.

Hubungan Yamal dan Dembele Tetap Baik

Meski berbeda pandangan mengenai kandidat Ballon d’Or 2026, Yamal menegaskan bahwa hubungannya dengan Dembele tetap berjalan baik.

Karena itu, ia tidak menganggap keputusan Dembele sebagai persoalan pribadi. Yamal memahami hak pemain Prancis tersebut untuk mendukung kandidat lain.

Sikap tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Yamal memilih memisahkan persaingan individu dengan hubungan antarpemain. Baginya, pilihan Dembele tidak mengubah penilaiannya terhadap musim yang sudah ia jalani.

Yamal justru menaruh kepercayaan pada performanya sendiri. Ia merasa telah menunjukkan kemampuan dan kontribusi yang cukup sepanjang tahun.

Lebih jauh, Yamal percaya publik telah melihat apa yang ia tampilkan di lapangan. Keyakinan tersebut membuatnya tidak terlalu mempersoalkan apakah Dembele memasukkan namanya sebagai kandidat favorit atau tidak.

Persaingan Ballon d’Or 2026 Makin Menarik

Perbedaan pilihan antara Dembele dan berbagai pihak yang menjagokan Yamal semakin menambah dinamika persaingan Ballon d’Or 2026.

Dembele membawa status juara bertahan setelah memenangkan penghargaan pada 2025. Sementara itu, Yamal datang dengan pencapaian bersama Barcelona dan tim nasional Spanyol. Mbappe, Kane, Kvaratskhelia, serta Rodri juga ikut meramaikan daftar kandidat.

Dengan 30 pemain yang masuk nominasi, persaingan tidak hanya berpusat pada satu atau dua nama.

Bagi Yamal, keputusan Dembele untuk mendukung pemain lain tidak mengurangi rasa puas terhadap pencapaiannya. Pemain berusia 19 tahun itu tetap percaya diri terhadap kontribusi yang telah ia berikan sepanjang tahun.

Kini, perbedaan pilihan tersebut menjadi salah satu cerita menarik dalam persaingan menuju Ballon d’Or 2026. Yamal memilih tidak memperpanjang polemik dan tetap menghormati pendapat Dembele, sembari menegaskan keyakinannya terhadap performa sendiri.