Persaingan – Menuju zona Liga Champions di Liga Italia musim 2025/2026 semakin memanas. Legenda Juventus, Marco Tardelli, mengingatkan mantan klubnya agar lebih waspada terhadap dinamika terbaru klasemen. Ia menilai Juventus tidak lagi hanya menghadapi tekanan dari AS Roma, tetapi juga dari Como yang kini tampil mengejutkan sebagai pesaing serius.

Como Muncul sebagai Penantang Baru

Perubahan peta persaingan mulai terlihat sejak Maret 2026 ketika Como berhasil menembus posisi empat besar. Klub yang di latih oleh Cesc Fabregas tersebut menunjukkan performa konsisten dan berhasil menggeser Juventus serta AS Roma dari zona Liga Champions.

Awalnya, Juventus dan AS Roma terlihat sebagai dua tim utama yang saling bersaing untuk mengamankan posisi empat besar. Namun, Como justru memanfaatkan momentum dengan sangat baik. Tim tersebut tampil agresif dan menunjukkan perkembangan signifikan dalam berbagai aspek permainan.

Situasi ini membuat persaingan semakin kompleks. Juventus kini harus menghadapi tekanan tambahan dari tim yang sebelumnya tidak terlalu di perhitungkan dalam perebutan tiket kompetisi elit Eropa.

Dampak Positif Pergantian Pelatih Juventus

Di sisi lain, Juventus mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan performa setelah pergantian pelatih. Peralihan dari Igor Tudor ke Luciano Spalletti memberikan dampak positif bagi tim.

Menurut Tardelli, Spalletti berhasil meningkatkan kekompakan skuad. Ia membawa pendekatan yang lebih terstruktur sehingga permainan Juventus menjadi lebih solid. Selain itu, suasana tim juga terlihat lebih kondusif di bandingkan sebelumnya.

Meski demikian, peningkatan tersebut belum sepenuhnya mengatasi masalah inkonsistensi. Juventus masih kehilangan poin penting dalam beberapa pertandingan, yang pada akhirnya membuka peluang bagi Como untuk mengambil alih posisi mereka di klasemen.

Khephren Thuram

Khephren Thuram (kanan) berebut bola dengan Jesus Rodriguez (kiri) dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Juventus vs Como di Stadion Allianz di Turin pada 21 Februari 2026.

Performa Impresif Como yang Sulit Diabaikan

Como tampil luar biasa dalam beberapa pekan terakhir. Mereka mencatat lima kemenangan beruntun dalam lima pertandingan terakhir, termasuk kemenangan penting atas Juventus dan AS Roma.

Saat menghadapi Juventus di Allianz Stadium, Como berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0. Gol dalam pertandingan tersebut di cetak oleh Maxence Caqueret dan Mergim Vojvoda yang tampil impresif sepanjang laga.

Selain itu, Como juga menunjukkan mentalitas kuat ketika menghadapi AS Roma. Setelah sempat tertinggal akibat penalti dari Donyell Malen, mereka berhasil membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1. Gol kemenangan di cetak oleh Anastasios Douvikas dan Diego Carlos.

Rangkaian hasil positif ini mempertegas bahwa Como bukan sekadar kejutan sementara. Mereka telah berkembang menjadi tim kompetitif dengan kemampuan bersaing di level atas.

Tantangan Juventus untuk Kembali ke Empat Besar

Juventus kini menghadapi tantangan besar untuk kembali ke posisi empat besar. Mereka perlu menunjukkan konsistensi dalam setiap pertandingan agar dapat mengumpulkan poin maksimal.

Selain itu, Juventus juga harus berharap Como mengalami penurunan performa di sisa musim. Tanpa kombinasi antara peningkatan performa internal dan hasil kurang maksimal dari pesaing, peluang Juventus untuk lolos ke Liga Champions akan semakin sulit.

Dengan situasi yang semakin kompetitif, setiap pertandingan menjadi krusial. Juventus harus memanfaatkan setiap peluang yang ada sambil terus memperbaiki kualitas permainan secara keseluruhan.

Kesimpulan: Persaingan Semakin Ketat

Persaingan menuju Liga Champions musim depan kini memasuki fase yang lebih menegangkan. Kehadiran Como sebagai pesaing baru memberikan warna berbeda dalam kompetisi Liga Italia.

Juventus memang menunjukkan perkembangan positif bersama Spalletti, tetapi mereka tetap harus meningkatkan konsistensi permainan. Sementara itu, Como terus membuktikan diri sebagai tim yang layak diperhitungkan.

Jika tren ini berlanjut, perebutan tiket Liga Champions akan berlangsung hingga pekan terakhir. Oleh karena itu, setiap tim harus menjaga performa terbaik agar dapat mengamankan posisi di empat besar klasemen.