Paris Saint-Germain (PSG) – gagal meraih kemenangan saat memulai perjalanan mereka di Ligue 1 musim 2026/2027. Sang juara bertahan harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Rennes pada Senin (24/8/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut menjadi awal yang kurang ideal bagi PSG yang memasuki musim baru dengan status sebagai penguasa kompetisi domestik Prancis. Apalagi, skuad asuhan Luis Enrique sempat berada dalam situasi sulit karena tertinggal dua gol dari Rennes.
PSG akhirnya mampu menghindari kekalahan berkat kontribusi pemain anyar mereka, Ferran Torres. Pemain tersebut mencetak dua gol untuk menyamakan kedudukan sekaligus memastikan timnya mendapatkan satu poin.
Kegagalan meraih kemenangan pada pertandingan pertama membuat Luis Enrique tidak puas. Pelatih asal Spanyol itu langsung memberikan peringatan kepada para pemainnya agar tidak terlena dengan berbagai keberhasilan pada musim-musim sebelumnya.
Luis Enrique Minta PSG Melupakan Kesuksesan Masa Lalu
PSG datang ke musim 2026/2027 dengan catatan dominan di kompetisi domestik. Klub asal Paris tersebut telah memenangkan Ligue 1 selama lima musim secara beruntun.
Dominasi itu membuat PSG kembali menjadi salah satu tim yang mendapat perhatian besar pada musim baru. Meski demikian, Luis Enrique menilai kesuksesan masa lalu tidak boleh membuat anak asuhnya merasa berada di zona nyaman.
Menurut Enrique, PSG harus kembali membangun ambisi dari awal karena belum memperoleh gelar apa pun pada musim ini. Ia ingin seluruh pemain berfokus menghadapi tantangan yang ada di depan daripada terus melihat pencapaian sebelumnya.
“PSG belum memenangkan apa pun musim ini. Jika kami terus memikirkan apa yang sudah kami menangkan, maka kami tidak akan memenangkan apa-apa,” ujar Luis Enrique, dikutip dari Tribuna.
Pelatih tersebut menekankan pentingnya menjaga mentalitas untuk terus mengejar kemenangan. Ia tidak ingin status juara bertahan mengurangi rasa lapar para pemain dalam menghadapi persaingan Ligue 1.
“Kami mau selalu menang dan terus menang. Maka, kami harus keluar dari zona nyaman,” lanjutnya.
Peringatan itu menunjukkan bahwa Enrique menuntut PSG tetap mempertahankan standar tinggi. Lima gelar liga secara beruntun tidak menjadi alasan bagi tim untuk menurunkan intensitas permainan.
Hasil Imbang Kontra Rennes Jadi Evaluasi PSG
Pertandingan menghadapi Rennes memberikan tantangan berat bagi PSG sejak awal. Tim tuan rumah mampu memanfaatkan kesempatan dan membuat PSG harus mengejar setelah tertinggal dua gol.
Situasi tersebut tentu bukan skenario yang diharapkan Enrique pada laga pertama musim baru. PSG dituntut memberikan respons agar tidak langsung membuka kompetisi dengan kekalahan.
Ferran Torres kemudian tampil sebagai salah satu pemain penting dalam kebangkitan tim. Pemain baru PSG tersebut berhasil mencetak dua gol yang membawa Les Parisiens menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Brace Torres setidaknya menyelamatkan PSG dari kekalahan. Namun, satu poin tetap belum cukup memuaskan bagi Enrique.
Pelatih berusia asal Spanyol tersebut melihat pertandingan ini sebagai peringatan dini bagi skuadnya. PSG perlu meningkatkan performa jika ingin kembali menjaga dominasinya dalam persaingan gelar Ligue 1.

Trophee des Champions – Konferensi Pers Paris St Germain – Kampus Paris St Germain, Poissy, Prancis – 15 Agustus 2026 Pelatih Paris Saint Germain Luis Enrique saat konferensi pers
Luis Enrique Buka Peluang Rotasi Pemain
Tidak hanya mengkritik penampilan tim, Luis Enrique juga memberikan pesan tegas mengenai persaingan di dalam skuad. Ia menegaskan tidak ada pemain yang otomatis mendapatkan tempat utama.
Setiap anggota tim harus menunjukkan kualitas secara konsisten dalam latihan maupun pertandingan. Enrique siap melakukan perubahan komposisi jika pemain yang mendapat kesempatan gagal memenuhi standar yang ia tetapkan.
“Bagi saya, tidak ada jaminan posisi untuk seorang pemain. Mereka harus membuktikan diri setiap hari, di setiap sesi latihan, dan di setiap pertandingan. Jika tidak, mudah saja buat jadi cadangan,” kata Enrique.
Pernyataan tersebut membuka peluang terjadinya rotasi dalam pertandingan PSG berikutnya. Enrique tampaknya ingin menciptakan persaingan sehat sekaligus menjaga motivasi seluruh pemain sepanjang musim.
Dengan kedalaman skuad yang di miliki PSG, persaingan memperebutkan tempat dalam susunan pemain utama menjadi salah satu cara Enrique menjaga performa tim. Pemain yang tampil kurang maksimal berpotensi kehilangan posisi apabila rekan setimnya mampu menunjukkan kualitas lebih baik.
PSG Dituntut Segera Bangkit
Hasil 2-2 melawan Rennes memang baru terjadi pada pertandingan pembuka. Masih tersedia perjalanan panjang bagi PSG untuk mempertahankan gelar Ligue 1 musim 2026/2027.
Namun, Enrique tidak ingin timnya menggunakan kondisi tersebut sebagai alasan untuk menganggap remeh kehilangan poin. Ia menginginkan PSG menunjukkan ambisi sejak awal kompetisi.
Satu poin dari Rennes sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan mempertahankan gelar tidak selalu mudah. Setiap lawan memiliki kesempatan memberikan tekanan kepada PSG jika mereka gagal tampil maksimal.
Kini, PSG harus segera melakukan evaluasi sebelum menjalani pertandingan berikutnya. Performa pemain juga bakal menjadi perhatian Enrique setelah dirinya menegaskan bahwa tempat di tim utama harus diperoleh melalui penampilan yang konsisten.
Bagi PSG, hasil imbang pada laga pembuka dapat menjadi momentum untuk memperbaiki kekurangan. Les Parisiens perlu kembali menemukan performa terbaik apabila ingin meneruskan dominasi mereka dan mengejar gelar Ligue 1 untuk keenam kalinya secara beruntun.