AS Roma di kabarkan semakin serius memburu Axel Di sasi sebagai target utama untuk memperkuat lini pertahanan jelang musim 2026/2027. Klub asal ibu kota Italia itu mulai menyusun strategi transfer setelah memastikan diri tampil di Liga Champions. Salah satu nama yang kini masuk dalam daftar prioritas mereka ialah bek milik Chelsea yang berpotensi meninggalkan Stamford Bridge pada bursa transfer musim panas.
Menurut laporan Footmercato, manajemen AS Roma telah membuka komunikasi dengan Chelsea serta perwakilan Axel Di sasi untuk membahas peluang kepindahan sang pemain. Pembicaraan tersebut menjadi bagian dari upaya Roma memperkuat skuad setelah beberapa target sebelumnya gagal mereka amankan.
Keputusan Roma memburu Di sasi muncul tidak lama setelah klub tersebut kehilangan kesempatan merekrut beberapa pemain incaran. Salah satu kegagalan yang paling menyita perhatian terjadi saat Crysencio Summerville memilih menerima tawaran Al-Hilal di bandingkan melanjutkan kariernya di Serie A.
Dengan kondisi tersebut, Roma kini mengalihkan fokus untuk memperkuat sektor pertahanan. Kehadiran bek berpengalaman di anggap penting agar tim mampu bersaing di kompetisi domestik sekaligus menghadapi tantangan Liga Champions musim depan.
Chelsea Siap Mendengarkan Tawaran untuk Axel Disasi
Chelsea tidak lagi menempatkan Axel Di sasi sebagai bagian utama dari proyek jangka panjang klub. Karena itu, manajemen The Blues membuka peluang melepas bek asal Prancis tersebut apabila ada klub yang mengajukan penawaran sesuai dengan nilai yang mereka inginkan.
Laporan yang beredar menyebut Chelsea membanderol Di sasi sekitar 20 juta euro. Nilai tersebut jauh lebih rendah di bandingkan saat klub London itu merekrutnya dari AS Monaco pada bursa transfer musim panas 2023 dengan biaya sekitar 45 juta euro.
Penurunan harga tersebut menunjukkan perubahan status Di sasi dalam skuad Chelsea. Meski kontraknya masih berlaku hingga Juni 2029, peluangnya untuk kembali menjadi pilihan utama di nilai semakin kecil.
Selama memperkuat Chelsea, Di sasi sempat mengisi berbagai posisi di lini belakang. Walaupun berposisi natural sebagai bek tengah, ia beberapa kali tampil di sisi kanan pertahanan ketika tim membutuhkan fleksibilitas.
Kemampuan bermain di lebih dari satu posisi menjadi nilai tambah yang membuat sejumlah klub tetap tertarik menggunakan jasanya. Roma melihat kualitas tersebut sebagai keuntungan mengingat jadwal pertandingan musim depan di pastikan sangat padat.

Bek anyar Chelsea Axel Di sasi merayakan gol yang di cetaknya ke gawang Liverpool pada pekan ke-1 Premier League 2023/2024, Minggu (13/8/2023).
Roma Mengutamakan Skema Pinjaman dengan Opsi Permanen
Meski tertarik mendatangkan Axel Di sasi, AS Roma tidak ingin langsung memenuhi permintaan harga dari Chelsea. Sebaliknya, klub berjuluk Giallorossi itu lebih memilih solusi yang lebih aman dari sisi finansial.
Roma di kabarkan menawarkan skema peminjaman selama satu musim dengan opsi pembelian permanen pada akhir masa pinjaman. Model transfer seperti ini memungkinkan klub mengurangi risiko pengeluaran besar sekaligus memberi kesempatan menilai kontribusi sang pemain secara langsung.
Apabila Di sasi mampu tampil konsisten sepanjang musim, Roma memiliki kesempatan mengaktifkan klausul pembelian permanen. Sebaliknya, jika performanya tidak sesuai harapan, klub tidak harus mengeluarkan biaya transfer penuh.
Pendekatan tersebut juga mencerminkan kebijakan transfer Roma dalam beberapa musim terakhir. Klub berusaha menjaga keseimbangan keuangan tanpa mengurangi kualitas skuad yang akan bersaing di berbagai kompetisi.
Sementara itu, Chelsea masih mempelajari berbagai opsi yang tersedia. Kedua klub terus melanjutkan proses negosiasi guna mencari formula yang menguntungkan semua pihak.
Axel Disasi Berusaha Menghidupkan Kembali Kariernya
Musim lalu menjadi periode yang tidak mudah bagi Axel Disasi. Pada paruh kedua kompetisi, ia menjalani masa peminjaman bersama West Ham United setelah kesulitan mendapatkan tempat reguler di Chelsea.
Di West Ham, Di sasi bermain bersama Crysencio Summerville. Namun, perjalanan mereka berakhir mengecewakan karena klub gagal mempertahankan posisinya di kasta tertinggi sepak bola Inggris dan harus terdegradasi dari Premier League.
Situasi tersebut membuat Di sasi kini membuka peluang memulai tantangan baru. Bergabung dengan AS Roma dapat menjadi langkah penting untuk mengembalikan performa terbaiknya sekaligus membangun kembali reputasinya sebagai salah satu bek tangguh asal Prancis.
Bermain di Serie A juga menawarkan tantangan berbeda. Kompetisi Italia terkenal menuntut kualitas bertahan yang tinggi sehingga berpotensi membantu Di sasi mengembangkan kemampuannya. Selain itu, kesempatan tampil di Liga Champions dapat menjadi panggung ideal untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak bersaing di level tertinggi Eropa.
Bagi Roma, transfer ini bukan sekadar menambah jumlah pemain belakang. Pengalaman Di sasi di Ligue 1, Premier League, dan kompetisi Eropa di yakini mampu meningkatkan kualitas lini pertahanan sekaligus memberi kedalaman skuad saat jadwal pertandingan semakin padat.
Jika negosiasi berjalan lancar, Axel Di sasi berpeluang menjadi salah satu rekrutan penting AS Roma pada musim panas ini. Kehadirannya di harapkan membantu klub tampil kompetitif dalam perburuan gelar Serie A sekaligus memberikan performa maksimal saat kembali bersaing di Liga Champions musim 2026/2027.