Debut Robert Lewandowski di MLS akhirnya akan menjadi kenyataan ketika Chicago Fire melawat ke markas Inter Miami pada Kamis (23/7/2026) pagi WIB. Momen ini menjadi awal perjalanan baru bagi penyerang asal Polandia tersebut setelah menutup karier panjangnya selama dua dekade di kompetisi sepak bola Eropa. Kehadiran Lewandowski juga menambah daya tarik Major League Soccer (MLS), meski laga perdananya berlangsung tanpa kehadiran Lionel Messi yang di pastikan absen.
Pada usia 37 tahun, Lewandowski memilih melanjutkan karier profesionalnya di Amerika Serikat bersama Chicago Fire. Klub tersebut merekrutnya pada awal Juli 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat lini serang dan meningkatkan daya saing di MLS. Setelah mencatatkan berbagai prestasi bersama klub-klub elite Eropa, kini ia bersiap membuka lembaran baru di kompetisi yang terus berkembang.
Sepanjang kariernya di Eropa, Lewandowski memperkuat sejumlah tim papan atas. Ia tampil gemilang bersama Borussia Dortmund sebelum mencapai puncak karier saat membela Bayern Munich. Setelah itu, ia melanjutkan kiprah bersama Barcelona hingga akhirnya memutuskan menerima tantangan baru di Amerika Serikat.
Debut Sempat Tertunda Akibat Asap Kebakaran Hutan
Sebenarnya, Chicago Fire sudah menjadwalkan debut Lewandowski pada 16 Juli 2026 saat menghadapi Vancouver Whitecaps. Pertandingan tersebut bahkan berpotensi mempertemukannya dengan mantan rekan setim di Bayern Munich, Thomas Muller.
Namun, kondisi cuaca memaksa penyelenggara menunda pertandingan. Asap pekat akibat kebakaran hutan di Kanada menyebar ke kawasan Midwest Amerika Serikat sehingga mengganggu kualitas udara dan mengancam keselamatan pemain serta penonton. Situasi tersebut membuat Lewandowski harus menunda penampilan pertamanya di MLS.
Kini kesempatan itu kembali hadir. Chicago Fire akan menghadapi Inter Miami dalam laga yang di prediksi menyita perhatian publik sepak bola dunia. Selain menjadi debut Lewandowski, pertandingan ini juga mempertemukan salah satu klub yang tengah tampil konsisten dengan juara bertahan MLS Cup.
Sayangnya, duel yang sempat di nantikan banyak penggemar tidak akan menghadirkan pertemuan antara Lewandowski dan Lionel Messi. Kapten tim nasional Argentina itu di pastikan tidak masuk skuad Inter Miami untuk pertandingan tersebut.

Robert Lewandowski jadi Brand Global Ambassador Chery.
Inter Miami Kehilangan Messi dan De Paul
Absennya Messi tentu menjadi kehilangan besar bagi Inter Miami. Sepanjang musim ini, ia menjadi pemain paling produktif dengan koleksi 12 gol serta delapan assist. Selain Messi, Rodrigo De Paul juga tidak tersedia sehingga kekuatan tuan rumah sedikit berkurang.
Laporan ESPN menyebutkan bahwa Messi dan De Paul kemungkinan melewatkan sedikitnya dua pertandingan Inter Miami, termasuk laga MLS All-Star pada 29 Juli 2026. Keduanya menjalani masa pemulihan setelah tampil bersama Argentina hingga mencapai final Piala Dunia 2026.
Meski demikian, Chicago Fire tidak ingin terlena dengan kondisi tersebut. Pelatih Gregg Berhalter tetap memandang Inter Miami sebagai lawan yang berbahaya.
Berhalter menilai status juara bertahan MLS Cup menunjukkan kualitas yang di miliki lawannya. Menurutnya, Inter Miami memiliki mental juara serta karakter kuat dalam setiap pertandingan. Karena itu, timnya harus tampil disiplin sekaligus memanfaatkan setiap celah yang tersedia.
Ia juga menegaskan bahwa Chicago Fire telah menyiapkan strategi untuk mengeksploitasi kelemahan lawan tanpa mengabaikan kekuatan yang mereka miliki.
Chicago Fire Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi
Chicago Fire memasuki pertandingan ini dengan modal yang sangat positif. Sebelum MLS berhenti sementara karena Piala Dunia 2026, tim tersebut berhasil membukukan tiga kemenangan beruntun.
Rangkaian hasil positif itu membawa Chicago Fire menempati posisi ketiga klasemen Wilayah Timur dengan raihan 26 poin dari 14 pertandingan. Performa tersebut meningkatkan kepercayaan diri seluruh pemain menjelang laga penting melawan Inter Miami.
Kehadiran Lewandowski juga memberikan harapan baru bagi lini depan Chicago Fire. Pengalaman, naluri mencetak gol, dan kepemimpinannya di harapkan mampu meningkatkan efektivitas serangan tim sepanjang sisa musim.
Sementara itu, Inter Miami tetap memiliki banyak pemain berpengalaman meski kehilangan Messi dan De Paul. Pelatih interim Guillermo Hoyos di perkirakan akan mengandalkan duet penyerang veteran Luis Suarez dan German Berterame.
Kedua pemain tersebut telah menyumbangkan total 13 gol sepanjang musim ini. Produktivitas mereka menjadi modal penting bagi Inter Miami untuk menjaga performa di papan atas kompetisi.
Selain mengandalkan kualitas pemain, Inter Miami juga berharap dukungan suporter memberikan energi tambahan. Stadion baru mereka yang mulai di gunakan sejak April 2026 selalu di penuhi penonton dalam enam laga kandang pertama MLS.
Hoyos berharap atmosfer stadion kembali memberikan dorongan moral kepada para pemain. Menurutnya, dukungan suporter dapat membantu tim tampil lebih percaya diri dalam menghadapi Chicago Fire.
Ia juga menegaskan bahwa Inter Miami selalu berusaha menjadi tim yang menguasai jalannya pertandingan. Oleh karena itu, para pemain akan tampil dengan ambisi besar untuk mempertahankan performa positif di kandang sendiri.
Pertandingan ini akhirnya menjadi panggung ideal bagi Robert Lewandowski untuk memulai petualangan barunya di Major League Soccer. Meski tidak menghadapi Lionel Messi secara langsung, debut sang striker tetap menjadi salah satu momen paling di nantikan pada pekan ini. Pengalaman panjang, kualitas penyelesaian akhir, dan reputasi sebagai salah satu penyerang terbaik dunia membuat penampilan perdananya bersama Chicago Fire layak mendapat perhatian besar dari pencinta sepak bola.