Tim Terbaik Piala Dunia 2026 menjadi salah satu sorotan setelah FIFA merilis susunan pemain terbaik usai berakhirnya turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut. Spanyol yang sukses mengangkat trofi juara memang mendominasi daftar, tetapi sejumlah pemain dari negara lain juga berhasil mengamankan tempat berkat performa impresif sepanjang kompetisi.

FIFA menyusun Team of the Tournament menggunakan formasi 4-3-3. Sebanyak 11 pemain di pilih berdasarkan kontribusi, konsistensi permainan, serta pengaruh mereka terhadap pencapaian tim masing-masing selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

Spanyol dan Prancis menjadi dua negara dengan jumlah wakil terbanyak. Masing-masing menyumbangkan tiga pemain ke dalam susunan tim terbaik. Sementara itu, Argentina, Inggris, Norwegia, dan Tanjung Verde turut menempatkan pemain terbaiknya di daftar bergengsi tersebut.

Berikut ulasan lengkap mengenai para pemain yang masuk ke dalam Tim Terbaik Piala Dunia 2026 versi FIFA.

Kiper: Vozinha Jadi Pilihan Mengejutkan FIFA

FIFA membuat keputusan yang cukup mengejutkan dengan menunjuk Vozinha sebagai penjaga gawang terbaik dalam Team of the Tournament. Kiper veteran asal Tanjung Verde itu mengungguli sejumlah nama besar, termasuk Unai Simon yang membawa Spanyol meraih gelar juara dunia.

Keputusan tersebut menarik perhatian banyak pihak. Pasalnya, Unai Simon sebelumnya menerima penghargaan Golden Glove sebagai kiper terbaik turnamen. Namun, FIFA menilai penampilan Vozinha sepanjang kompetisi memberikan dampak besar bagi perjalanan timnya.

Pada usia 40 tahun, Vozinha tampil luar biasa ketika membantu Tanjung Verde menahan imbang Spanyol tanpa gol pada laga pembuka fase grup. Penampilan tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan selama Piala Dunia 2026.

Secara statistik, Vozinha mencatatkan 18 penyelamatan sepanjang turnamen. Catatan itu menempatkannya di posisi kedelapan dalam daftar penjaga gawang dengan penyelamatan terbanyak. Sementara itu, Orlando Gill dari Paraguay menjadi kiper dengan jumlah penyelamatan tertinggi setelah membukukan 28 aksi penyelamatan.

Lini Belakang Didominasi Pemain Spanyol

FIFA mempercayakan sektor pertahanan kepada Pedro Porro, Dayot Upamecano, Lisandro Martinez, dan Marc Cucurella. Keempat pemain tersebut tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga fase akhir turnamen.

Pedro Porro dan Marc Cucurella memainkan peran penting dalam kesuksesan Spanyol. Keduanya menjaga keseimbangan permainan dengan disiplin bertahan sekaligus aktif membantu serangan dari sisi lapangan. Berkat kontribusi mereka, Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang perjalanan menuju gelar juara.

Meski demikian, pemilihan lini belakang memunculkan perdebatan. Aymeric Laporte dan Pau Cubarsi tidak berhasil masuk dalam daftar meski sama-sama menunjukkan performa yang sangat baik selama kompetisi berlangsung.

Cubarsi bahkan meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026. Sementara itu, Lisandro Martinez tampil dalam tujuh dari delapan pertandingan Argentina sebelum mengalami cedera pada partai final. Dayot Upamecano juga memperlihatkan performa solid dengan membantu Prancis hanya kebobolan dua gol hingga babak semifinal.

Tim Terbaik Piala Dunia 2026

Presiden Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino (kanan) bertepuk tangan saat kapten Spanyol Rodri mengangkat trofi juara Piala Dunia 2026 usai laga final di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 19 Juli 2026.

Rodri Memimpin Trio Gelandang Terbaik

FIFA memilih Rodri, Jude Bellingham, dan Michael Olise untuk mengisi lini tengah Team of the Tournament. Ketiga gelandang tersebut memberikan kontribusi besar dengan karakter permainan yang berbeda.

Rodri tampil sebagai pengatur ritme permainan Spanyol. Ia menjaga keseimbangan tim, mengatur distribusi bola, dan menjadi motor permainan sepanjang turnamen. Penampilan konsistennya mengantarkan Rodri meraih penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, Michael Olise menjadi kreator utama serangan Prancis. Gelandang tersebut membukukan tujuh assist, hanya terpaut satu assist dari rekor terbanyak dalam sejarah Piala Dunia yang masih di pegang Raymond Kopa sejak edisi 1958.

Jude Bellingham juga menunjukkan kualitas luar biasa bersama Inggris. Selain mengontrol permainan di lini tengah, ia berhasil mencetak tujuh gol dan mengakhiri turnamen di posisi ketiga dalam perebutan Golden Boot.

Mbappe, Messi, dan Haaland Lengkapi Lini Depan

Sektor penyerangan di isi oleh tiga nama besar yang tampil sangat produktif sepanjang Piala Dunia 2026, yaitu Kylian Mbappe, Lionel Messi, dan Erling Haaland.

Mbappe menjadi pemain paling tajam di turnamen dengan torehan 10 gol serta empat assist. Ketajamannya tidak hanya mengantarkan Prancis melaju jauh, tetapi juga membuatnya memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Hingga akhir edisi 2026, ia telah mengumpulkan total 22 gol dari tiga penampilan di ajang tersebut.

Lionel Messi kembali menunjukkan kualitasnya meski telah berusia 39 tahun. Kapten Argentina itu sukses memimpin negaranya mencapai partai final untuk ketiga kalinya dalam empat edisi Piala Dunia terakhir. Sepanjang turnamen, Messi menyumbang delapan gol dan empat assist, sekaligus membuktikan bahwa dirinya masih menjadi salah satu pemain terbaik dunia.

Sementara itu, Erling Haaland melengkapi trisula lini depan setelah membawa Norwegia tampil kompetitif di Piala Dunia 2026. Striker tajam tersebut mencetak tujuh gol dan menjadi andalan utama negaranya dalam setiap pertandingan.

Tim Terbaik Piala Dunia 2026 Jadi Gambaran Performa Konsisten

Susunan Team of the Tournament versi FIFA memperlihatkan bahwa gelar juara bukan satu-satunya faktor penentu dalam pemilihan pemain terbaik. FIFA juga mempertimbangkan konsistensi, kontribusi individu, serta pengaruh setiap pemain terhadap performa tim selama turnamen berlangsung.

Dominasi Spanyol dan Prancis memang terlihat jelas melalui jumlah wakil yang masuk ke dalam daftar. Namun, kehadiran pemain seperti Vozinha, Lionel Messi, Jude Bellingham, hingga Erling Haaland menunjukkan bahwa performa individu tetap memperoleh penghargaan meski berasal dari negara yang tidak menjadi juara.

Tim Terbaik Piala Dunia 2026 akhirnya menjadi representasi dari para pemain yang mampu tampil luar biasa di setiap fase kompetisi sekaligus meninggalkan kesan mendalam sepanjang turnamen berlangsung.