AC Milan – masih membuka peluang untuk memperkuat sektor sayap sebelum jendela transfer musim panas resmi di tutup. Meskipun klub memiliki beberapa kebutuhan lain yang juga menjadi perhatian, posisi wing-back tetap masuk dalam daftar evaluasi manajemen. Keputusan untuk merekrut pemain baru akan sangat bergantung pada hasil penilaian selama rangkaian pertandingan pramusim.
Pelatih Ruben Amorim tengah memanfaatkan masa persiapan musim ini untuk menguji berbagai opsi pemain sekaligus memastikan strategi yang akan di terapkan berjalan sesuai rencana. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi dasar bagi klub dalam menentukan apakah tambahan pemain di posisi wing-back benar-benar di perlukan.
AC Milan Fokus Menilai Kualitas Wing-Back Saat Pramusim
Pertandingan persahabatan melawan Celtic memberikan gambaran mengenai pendekatan taktik yang mulai di terapkan Ruben Amorim. Pelatih asal Portugal tersebut mencoba menggunakan formasi 3-4-2-1 yang menuntut kontribusi besar dari para wing-back.
Dalam skema tersebut, pemain di sisi lapangan tidak hanya bertugas membantu pertahanan, tetapi juga aktif mendukung serangan. Mereka harus memiliki kemampuan berlari sepanjang pertandingan, mengirim umpan berkualitas, hingga kembali dengan cepat saat tim kehilangan penguasaan bola.
Karena peran tersebut sangat penting, AC Milan memilih untuk lebih dulu mengevaluasi pemain yang sudah tersedia di dalam skuad. Jika performa yang di tampilkan belum memenuhi ekspektasi, manajemen tidak menutup kemungkinan mendatangkan pemain baru sebelum bursa transfer berakhir.
Pendekatan ini di nilai lebih efektif karena klub dapat mengetahui secara langsung kebutuhan tim setelah seluruh pemain memperoleh kesempatan tampil selama pramusim.
Ruben Amorim Mencoba Peran Baru untuk Samuel Chukwueze
Salah satu eksperimen menarik yang dilakukan Ruben Amorim adalah menggeser Samuel Chukwueze ke posisi wing-back. Pemain asal Nigeria yang selama ini di kenal sebagai penyerang sayap di beri kesempatan menjalankan tugas yang lebih lengkap, baik dalam membantu serangan maupun menjaga lini belakang.
Percobaan tersebut menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan. Saat menghadapi Celtic, Chukwueze mampu tampil impresif dan memberikan assist yang berhasil di manfaatkan Francesco Camarda menjadi gol. Penampilan itu menunjukkan bahwa ia memiliki potensi untuk beradaptasi dengan peran barunya.
Selain Chukwueze, Alexis Saelemaekers juga dipersiapkan sebagai salah satu pilihan di posisi wing-back. Fleksibilitas yang di miliki pemain asal Belgia tersebut membuatnya di anggap cocok menjalankan tugas di kedua sisi lapangan.
Sementara itu, Davide Bartesaghi tetap menjadi bagian penting dalam rencana Amorim. Selain mampu bermain sebagai wing-back kiri, ia juga dapat di tempatkan sebagai bek tengah kiri ketika tim membutuhkan perubahan strategi selama pertandingan.
Dengan banyaknya opsi yang sedang di uji, AC Milan ingin memastikan seluruh pemain mampu memenuhi kebutuhan taktik sebelum memutuskan untuk aktif di bursa transfer.

Aksi bek sayap Manchester United, Noussair Mazraoui saat melawan Crystal Palace di Selhurst Park Stadium, 30 Nov 2025.
Masa Depan Pervis Estupinan Masih Menjadi Tanda Tanya
Situasi Pervis Estupinan juga menjadi salah satu perhatian utama AC Milan. Bek asal Ekuador tersebut di kabarkan menarik minat Aston Villa, namun hingga kini belum ada kepastian mengenai masa depannya.
Ruben Amorim di kabarkan belum ingin mengambil keputusan secara terburu-buru. Ia lebih memilih memberikan kesempatan kepada Estupinan untuk menunjukkan kualitasnya selama pramusim sebelum menentukan apakah sang pemain akan tetap menjadi bagian dari skuad atau di lepas.
Langkah tersebut di anggap penting agar keputusan yang di ambil benar-benar berdasarkan performa di lapangan, bukan sekadar pertimbangan pasar transfer.
Apabila Estupinan mampu tampil konsisten dan sesuai kebutuhan tim, peluangnya bertahan tentu akan semakin besar. Sebaliknya, jika hasil evaluasi belum memuaskan dan ada tawaran yang di anggap menguntungkan, AC Milan bisa saja membuka pintu bagi kepergiannya.
Noussair Mazraoui dan Raphael Guerreiro Masuk Daftar Kandidat
Jika akhirnya membutuhkan tambahan pemain di posisi wing-back, AC Milan telah menyiapkan beberapa nama sebagai alternatif. Salah satu pemain yang terus di pantau adalah Noussair Mazraoui.
Bek serbabisa tersebut di nilai memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan Ruben Amorim. Kemampuannya bermain di beberapa posisi serta pengalaman di level tertinggi menjadi nilai lebih apabila Rossoneri memutuskan mengajukan penawaran.
Selain Mazraoui, Raphael Guerreiro juga masuk dalam daftar pertimbangan. Pemain asal Portugal itu saat ini berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Bayern Munchen berakhir, sehingga AC Milan berpeluang merekrutnya tanpa mengeluarkan biaya transfer.
Pengalaman Guerreiro di kompetisi Bundesliga menjadi salah satu alasan utama dirinya menarik perhatian. Selama tampil di liga Jerman, ia berhasil mencatatkan 42 gol dan 47 assist dari 223 pertandingan. Statistik tersebut menunjukkan kontribusinya tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga efektif membantu serangan.
Keberadaan pemain berpengalaman seperti Guerreiro di nilai dapat memberikan keseimbangan sekaligus meningkatkan kualitas permainan AC Milan apabila transfer tersebut benar-benar terwujud.
Keputusan Transfer Akan Ditentukan Setelah Pramusim
AC Milan belum terburu-buru mengambil langkah di bursa transfer. Manajemen bersama Ruben Amorim memilih menyelesaikan seluruh agenda pramusim lebih dahulu sebelum menentukan kebutuhan akhir skuad.
Evaluasi terhadap pemain yang ada menjadi prioritas utama agar setiap keputusan transfer benar-benar berdasarkan kebutuhan tim. Dengan cara tersebut, Rossoneri berharap dapat membangun skuad yang lebih solid sekaligus siap bersaing menghadapi kompetisi musim mendatang.
Hasil penilaian terhadap para wing-back, termasuk perkembangan Chukwueze, Saelemaekers, Bartesaghi, hingga Estupinan, akan menjadi faktor utama sebelum AC Milan memutuskan apakah perlu mendatangkan pemain baru seperti Noussair Mazraoui atau Raphael Guerreiro pada sisa bursa transfer musim panas.