Jersey baru Timnas Malaysia – bakal mewarnai penampilan Harimau Malaya selama mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia. Tim tersebut menyiapkan dua pilihan kostum pertandingan dengan karakter visual berbeda untuk menghadapi persaingan Grup A di Jakarta dan Kabupaten Bandung.

Turnamen berlangsung pada 25 September sampai 5 Oktober 2026. Malaysia mendapat tiga lawan pada babak awal, yakni Bangladesh, Indonesia, dan Singapura. Dua pertandingan pertama berlangsung di Jakarta, kemudian skuad Malaysia bergeser ke Bandung untuk menyelesaikan agenda terakhir grup.

Menjelang keberangkatan tim, Malaysia memperkenalkan perlengkapan pertandingan terbarunya pada Minggu, 20 September 2026. Puma masih menjadi pihak yang menyediakan seragam untuk Harimau Malaya.

Koleksi terbaru tersebut menghadirkan identitas yang berbeda antara kostum utama dan alternatif. Unsur yang selama ini melekat dengan julukan Harimau Malaya menjadi salah satu dasar pengembangan tampilan seragam.

Corak Harimau Menghiasi Kostum Utama

Warna kuning dan hitam kembali memperoleh porsi besar pada kostum utama Malaysia. Namun, tampilan kali ini mendapat sentuhan berupa pola garis yang mengambil gagasan dari karakter kulit harimau.

Pendekatan tersebut membuat identitas Harimau Malaya terlihat semakin kuat pada seragam. Alih-alih hanya mengandalkan kombinasi warna nasional yang sudah familiar, desain terbaru juga memasukkan unsur visual yang berkaitan dengan julukan tim.

Puma mengambil arah berbeda untuk kostum alternatif. Produsen perlengkapan olahraga tersebut menggunakan warna biru bernuansa abu-abu sebagai dasar. Pada area kerah, sentuhan merah dan putih melengkapi tampilannya.

Jersey terbaru tidak hanya tersedia untuk kebutuhan skuad. Suporter juga dapat membeli produk yang telah di lepas ke pasar. Varian retail memiliki harga RM319, sedangkan tipe authentic di jual RM549. Varian terakhir menawarkan spesifikasi yang lebih mendekati seragam pertandingan pemain.

Jakarta Jadi Awal Perjalanan Malaysia

Setelah merampungkan persiapan, rombongan Malaysia memiliki jadwal keberangkatan menuju Jakarta pada Selasa, 22 September 2026. Tiga hari berselang, mereka langsung memulai persaingan di Grup A.

Bangladesh menjadi ujian pembuka bagi Harimau Malaya. Kedua kesebelasan di jadwalkan bertanding pada Jumat, 25 September 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Agenda berikutnya membawa Malaysia berhadapan dengan Indonesia pada Senin, 28 September 2026. Pertemuan tersebut kembali mengambil tempat di GBK.

Indonesia memasuki turnamen dengan status tuan rumah Grup A. Berdasarkan daftar peringkat FIFA yang di sebutkan menjelang kompetisi, Indonesia menghuni posisi ke-118 dunia. Sementara itu, Malaysia berada pada urutan ke-136.

Selain kedua negara tersebut, Singapura dan Bangladesh melengkapi komposisi Grup A. Adapun persaingan pada kelompok lainnya melibatkan Vietnam, Thailand, Filipina, serta Pakistan.

Jersey baru Timnas Malaysia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Jersey baru Timnas Malaysia

Laga Terakhir Berlangsung di Bandung

Malaysia tidak memainkan seluruh pertandingan awalnya di Jakarta. Seusai menghadapi Indonesia, rombongan Harimau Malaya harus melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Bandung.

Menurut informasi yang diberitakan Kosmo Malaysia, Singapura menjadi lawan terakhir mereka pada babak grup. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat pada 1 Oktober 2026.

Dengan demikian, Malaysia mempunyai tiga pertandingan yang tersebar di dua kota selama fase awal. Mereka membuka perjalanan melawan Bangladesh, dilanjutkan menghadapi Indonesia, kemudian menyelesaikan agenda kontra Singapura.

Setiap hasil mempunyai pengaruh besar terhadap kelanjutan perjalanan peserta. Sistem kompetisi hanya memberikan tempat pada pertandingan puncak kepada pemimpin klasemen masing-masing grup.

Sementara itu, kesebelasan yang finis sebagai runner-up tidak langsung meninggalkan kompetisi. Peringkat kedua Grup A dan Grup B akan saling berhadapan untuk menentukan penghuni posisi ketiga.

GBK Menjadi Lokasi Pertandingan Puncak

Rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir pada 5 Oktober. Stadion Utama Gelora Bung Karno mendapat kehormatan menjadi arena pertandingan final sekaligus perebutan posisi ketiga.

Sebelum mencapai tahap tersebut, Malaysia harus melewati tiga tantangan di babak awal. Perjalanan itu sekaligus menjadi kesempatan pertama bagi Harimau Malaya untuk membawa identitas visual terbarunya ke lapangan dalam turnamen ini.

Sorotan terhadap kostum anyar kemungkinan semakin besar ketika Malaysia bertemu Indonesia. Pertandingan pada 28 September mempertemukan dua negara serumpun sekaligus menghadirkan persaingan langsung untuk mengumpulkan poin di Grup A.

Malaysia kini memasuki tahap akhir persiapan. Selain memburu hasil maksimal selama berada di Indonesia, Harimau Malaya datang membawa wajah baru melalui kostum bermotif khas yang akan menemani perjuangan mereka sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026.