Carabao Cup 2025/2026 – Manchester City memastikan gelar Carabao Cup musim 2025/2026 setelah menundukkan Arsenal dengan skor 2-0 di laga final yang berlangsung di Stadion Wembley, Minggu (22/3/2026) malam WIB. Penampilan luar biasa Nico O’Reilly menjadi faktor penentu kemenangan The Citizens, dengan dua gol yang di cetaknya pada babak kedua.

Kemenangan ini menambah koleksi trofi Carabao Cup Manchester City menjadi sembilan kali, sementara Arsenal masih menunggu untuk mengakhiri puasa gelar mereka di turnamen ini sejak terakhir kali juara pada musim 1992/1993.

Arsenal Memulai Pertandingan Dengan Tekanan Tinggi

Pertandingan di mulai dengan tempo cepat, dan Arsenal langsung menciptakan peluang emas di menit keenam. Kai Havertz lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan dari jarak dekat, namun kiper Man City James Trafford berhasil menahan bola. Bola rebound segera di sambar Bukayo Saka, tetapi penyelamatan sigap Trafford kembali menghalau peluang tersebut.

Selama 15 menit pertama, Arsenal berhasil menguasai lini tengah dan melakukan pressing tinggi, membuat Man City kesulitan membangun serangan. Lini pertahanan The Citizens tampak kewalahan menghadapi agresivitas pasukan Mikel Arteta.

Hingga babak pertama berjalan 30 menit, Man City belum mampu melepaskan tembakan mengarah ke gawang Arsenal. William Saliba dan rekan-rekan tampil disiplin dalam menjaga pertahanan, memastikan Arsenal tetap unggul dalam penguasaan bola. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: O’Reilly Menjadi Penentu

Memasuki babak kedua, Arsenal sempat mengalami sedikit tekanan. Kepa Arrizabalaga menerima kartu kuning di menit ke-50 setelah perebutan bola dengan Jeremy Doku di sisi kotak penalti. Tendangan bebas yang di eksekusi Antoine Semenyo gagal membuahkan hasil.

Tekanan Man City meningkat di awal babak kedua. Dalam kurun 10 menit pertama, mereka berhasil memaksa Arsenal bermain lebih dalam dan mengurangi ruang gerak pemain lawan.

Gol pertama tercipta pada menit ke-60 ketika Kepa melakukan kesalahan menangkap umpan silang dari Rayan Cherki. Bola lepas di sambar oleh Nico O’Reilly, membuat Man City unggul 1-0. Hanya empat menit berselang, O’Reilly kembali mencetak gol melalui sundulan hasil umpan silang, menegaskan keunggulan The Citizens menjadi 2-0.

Momen gol pertama Nico O’Reilly.

Arsenal Berusaha Membalas Tanpa Hasil

Meski tertinggal, Arsenal mencoba membangun serangan untuk mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-77, Riccardo Calafiori melepaskan tembakan keras di dalam kotak penalti Man City, tetapi bola meleset tipis. Gabriel Jesus juga sempat mengancam gawang lawan, namun tembakannya hanya mengenai mistar gawang.

Upaya Arsenal untuk mencetak gol sepanjang sisa pertandingan tidak membuahkan hasil, sementara Man City berhasil mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit akhir.

Susunan Pemain

Arsenal: Kepa; White (digantikan Jesus 82′), Saliba, Gabriel, Hincapie (Calafiori 65′); Zubimendi, Rice, Havertz (Madueke 65′); Saka, Trossard (Martinelli 82′); Gyokeres.

Manchester City: Trafford; Nunes, Khusanov, Ake, O’Reilly; Bernardo, Rodri; Semenyo, Cherki (Foden 90′), Doku; Haaland.

Evaluasi Kemenangan dan Pelajaran untuk Arsenal

Kemenangan Man City menegaskan dominasi mereka di kompetisi domestik Inggris, terutama di Carabao Cup. Penampilan Nico O’Reilly yang efektif dan disiplin lini pertahanan menjadi kunci sukses tim asuhan Pep Guardiola.

Di sisi lain, Arsenal harus mengevaluasi efektivitas strategi pressing tinggi mereka, karena meski mendominasi di babak pertama, mereka gagal memanfaatkan peluang dan akhirnya kalah. Kekalahan ini menjadi pembelajaran penting bagi tim Mikel Arteta untuk memperkuat ketajaman lini depan dan konsistensi pertahanan di laga-laga besar.

Dengan tambahan trofi ini, Manchester City memperkuat posisi sebagai salah satu klub paling sukses di turnamen Carabao Cup, sementara Arsenal masih menunggu kesempatan berikutnya untuk mengakhiri penantian gelar lebih dari tiga dekade.