Arsenal Dekati Lautaro Martinez menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026 setelah klub asal London tersebut gagal mendapatkan dua penyerang yang sebelumnya masuk daftar incaran. The Gunners sempat mengejar Julian Alvarez dan Victor Osimhen sebelum akhirnya mengalihkan perhatian kepada kapten Inter Milan tersebut.
Arsenal memang membutuhkan tambahan tenaga di lini depan. Klub asuhan Mikel Arteta telah melepas Gabriel Jesus ke Barcelona pada penghujung periode transfer. Kepergian penyerang asal Brasil itu membuat pilihan Arteta untuk mengisi posisi ujung tombak semakin terbatas.
Sebelum mempertimbangkan Lautaro, Arsenal lebih dahulu menempatkan Julian Alvarez sebagai salah satu target utama. Namun, Atletico Madrid tidak bersedia melepas penyerang tim nasional Argentina tersebut. Setelah itu, Alvarez kabarnya memilih melanjutkan karier bersama Barcelona.
Kondisi tersebut membuat manajemen Arsenal mencari alternatif lain demi memperkuat sektor serangan.
Arsenal Juga Gagal Mendapatkan Victor Osimhen
Selain memburu Alvarez, Arsenal mencoba membuka peluang untuk merekrut Victor Osimhen dari Galatasaray. The Gunners berharap penyerang tersebut bisa memberikan tambahan daya gedor sekaligus meningkatkan persaingan di lini depan.
Namun, Arsenal kembali menghadapi hambatan. Kedua pihak tidak mencapai kesepakatan mengenai transfer Osimhen. Karena itu, klub London Utara tersebut kemudian mengarahkan perhatian kepada Lautaro Martinez.
Menurut laporan Goal, Arsenal melakukan pendekatan terhadap Lautaro menjelang hari terakhir bursa transfer musim panas 2026, yakni 31 Agustus 2026.
Arsenal bahkan melibatkan Gabriel Heinze dalam upaya tersebut. Asisten pelatih The Gunners itu kabarnya berbicara secara personal dengan Lautaro untuk menjajaki kemungkinan transfer ke Stadion Emirates.
Langkah tersebut memperlihatkan keseriusan Arsenal dalam mencari penyerang tambahan sebelum jendela transfer berakhir.
Produktivitas Lautaro Martinez Menarik Perhatian Arsenal
Arsenal memiliki alasan kuat untuk mempertimbangkan Lautaro Martinez. Kapten Inter Milan itu terus menunjukkan ketajaman sebagai salah satu penyerang produktif di kompetisi Eropa.
Sepanjang musim 2025-2026, Lautaro mencatatkan 22 gol dari 41 pertandingan di seluruh kompetisi. Catatan tersebut membuat pemain asal Argentina itu tetap menjadi sosok penting dalam lini serang Nerazzurri.
Sementara itu, Arsenal membutuhkan tambahan pilihan setelah kehilangan Gabriel Jesus. Saat ini, Arteta mengandalkan Viktor Gyokeres dan Kai Havertz sebagai dua opsi utama untuk mengisi posisi penyerang.
Selain memperkuat sektor depan, Arsenal telah menambah kualitas skuad melalui kedatangan sejumlah pemain. The Gunners mendatangkan Bruno Guimaraes, Piero Hincapie, serta Christos Tzolis untuk memperkuat beberapa sektor.
Meski demikian, manajemen klub masih berusaha menambah kekuatan lini serang hingga hari terakhir bursa transfer musim panas 2026, yang resmi berakhir pada 1 September 2026.

Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez, menyundul bola pada laga final Piala Italia (Coppa Italia) antara Lazio Roma dan Inter Milan di Stadion Olimpiade Roma pada 13 Mei 2026.
Inter Milan Pertahankan Lautaro Martinez
Upaya Arsenal untuk membawa Lautaro ke Inggris pada akhirnya tidak membuahkan hasil. Inter Milan memiliki posisi kuat dalam mempertahankan sang kapten karena Lautaro masih mempunyai kontrak selama tiga tahun bersama klub Italia tersebut.
Selain itu, Inter tidak menunjukkan keinginan untuk membuka negosiasi terkait kepergian penyerang tim nasional Argentina itu.
Keinginan Lautaro untuk bertahan juga memperkecil peluang Arsenal. Sang pemain sebelumnya menyampaikan komitmennya untuk terus mengenakan seragam Nerazzurri dan bahkan memiliki keinginan mengakhiri karier bersama Inter.
Lautaro mengaku sulit membayangkan dirinya membela klub lain dalam kondisi sekarang. Meski memahami bahwa situasi dalam sepak bola dapat berubah sewaktu-waktu, ia tetap ingin bertahan selama Inter masih menginginkan jasanya.
Bagi Lautaro, kesempatan memperkuat Inter juga memberikan kebanggaan tersendiri. Ia menilai perjalanan bersama klub tersebut terus mendorong dirinya berkembang, meningkatkan kemampuan, dan mengejar pencapaian yang lebih tinggi.
Mikel Arteta Kini Memiliki Pilihan Terbatas di Lini Depan
Kegagalan mendatangkan Lautaro Martinez membuat Arsenal harus menjalani kompetisi dengan pilihan penyerang yang lebih terbatas. Arteta sekarang memiliki Viktor Gyokeres dan Kai Havertz sebagai pemain yang dapat mengisi posisi ujung tombak.
Situasi tersebut berbeda jika dibandingkan dengan musim sebelumnya. Kepergian Gabriel Jesus ke Barcelona mengurangi kedalaman skuad Arsenal pada sektor penyerangan.
Karena itu, Arteta kemungkinan kembali memanfaatkan fleksibilitas pemain lain apabila menghadapi situasi darurat. Mikel Merino menjadi salah satu alternatif yang pernah menjalankan tugas tersebut.
Pada musim sebelumnya, Arteta beberapa kali menempatkan Merino sebagai penyerang ketika kondisi skuad mengharuskannya melakukan perubahan. Meskipun posisi natural Merino berada di lini tengah, kemampuan adaptasinya memberikan pilihan tambahan bagi Arsenal.
Pada akhirnya, Arsenal dekati Lautaro Martinez sebagai salah satu upaya terakhir klub untuk memperkuat lini serang pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, kontrak sang pemain, sikap tegas Inter Milan, serta keinginan Lautaro untuk bertahan membuat transfer tersebut tidak terwujud.
Kini Arsenal harus memaksimalkan komposisi pemain yang tersedia. Gyokeres dan Havertz memegang peran penting sebagai pilihan utama di lini depan, sementara Arteta masih memiliki Merino sebagai alternatif apabila tim membutuhkan solusi tambahan di posisi penyerang.