Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Track Cycling 2026 – resmi di mulai di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, pada Jumat (31/7). Kompetisi ini menjadi salah satu agenda penting Indonesia Cycling Federation (ICF) dalam menjaring atlet terbaik yang di persiapkan menghadapi SEA Games 2027 di Malaysia. Selain memperebutkan gelar juara nasional, ajang tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet balap sepeda lintasan di Indonesia.
Sebanyak 107 atlet dari 12 provinsi ambil bagian dalam kejuaraan ini. Mereka akan bersaing dalam berbagai nomor perlombaan untuk memperebutkan total 99 medali yang telah di siapkan panitia. Kehadiran sejumlah atlet pelatnas turut menambah kualitas persaingan sekaligus menjadi tolok ukur perkembangan kemampuan atlet daerah.
Kejurnas Track Cycling Menjadi Penutup Rangkaian Kejuaraan Nasional Balap Sepeda
Sekretaris Jenderal Indonesia Cycling Federation, Jadi Rajagukguk, menjelaskan bahwa Kejurnas Track Cycling menjadi seri terakhir dari seluruh rangkaian Kejuaraan Nasional Balap Sepeda yang di selenggarakan sepanjang tahun 2026.
Menurutnya, federasi telah menggelar empat kejuaraan sebelumnya dengan disiplin berbeda. Seri balap jalan raya berlangsung di Pangandaran, Jawa Barat. Selanjutnya nomor BMX di laksanakan di Banyuwangi, Jawa Timur. Kemudian cabang mountain bike (MTB) di gelar di kawasan Sentul, Bogor. Adapun nomor freestyle telah lebih dahulu di selenggarakan di Soreang, Jawa Barat.
Dengan di mulainya nomor track cycling di Jakarta International Velodrome, seluruh rangkaian Kejurnas Balap Sepeda tahun ini resmi mencapai puncaknya. Penyelenggaraan berbagai disiplin tersebut menjadi bagian dari program pembinaan atlet secara berkelanjutan sekaligus memberikan kesempatan kepada pembalap dari seluruh daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Atlet Pelatnas Kembali Membela Provinsi Masing-Masing
Kejuaraan ini juga diikuti sejumlah atlet yang saat ini memperkuat pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Meski telah berada dalam program pembinaan nasional, mereka tetap kembali membela provinsi asal selama mengikuti Kejurnas.
Langkah tersebut dilakukan agar para atlet tetap memiliki kesempatan mengumpulkan poin individu yang menjadi bagian penting dalam sistem penilaian prestasi. Kehadiran atlet pelatnas sekaligus memberikan tantangan bagi pembalap daerah untuk bersaing dengan atlet yang telah memiliki pengalaman di level internasional.
Beberapa nama yang turut tampil dalam kompetisi ini antara lain Muhammad Andy Royan, Terry Yudha Kusuma, Julian Abi Manyu, Dika Alif Dhentaka, serta Dhia Tsabit Az Zakky Sutaryo. Kehadiran mereka di perkirakan akan membuat persaingan di berbagai nomor semakin kompetitif.

Kejurnas Track Cycling
Seleksi Tim Nasional Tidak Hanya Berdasarkan Hasil Akhir
Indonesia Cycling Federation menegaskan bahwa Kejurnas Track Cycling bukan sekadar ajang menentukan juara nasional. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi bagian awal dari proses seleksi atlet yang akan dipersiapkan menuju SEA Games 2027.
Meski demikian, atlet yang berhasil meraih medali emas, perak, maupun perunggu belum otomatis memperoleh tempat di tim nasional. Federasi masih akan menjalankan tahapan evaluasi lanjutan melalui tim analisis yang bertugas memantau performa atlet secara menyeluruh.
Penilaian tidak hanya berfokus pada hasil perlombaan, tetapi juga mempertimbangkan berbagai aspek teknis, konsistensi penampilan, kesiapan fisik, hingga potensi perkembangan atlet dalam jangka panjang. Dengan pendekatan tersebut, ICF berharap dapat membentuk skuad nasional yang benar-benar siap bersaing di tingkat Asia Tenggara.
Persiapan SEA Games 2027 Di mulai Lebih Awal
ICF juga telah menyusun rencana pembinaan jangka panjang untuk menghadapi SEA Games 2027 yang di jadwalkan berlangsung di Malaysia pada Juli tahun depan. Federasi menargetkan proses seleksi atlet nasional di mulai sekitar satu tahun sebelum pesta olahraga tersebut di gelar.
Nama-nama atlet hasil evaluasi dari Kejurnas nantinya akan di ajukan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai bagian dari pembentukan tim nasional. Setelah proses tersebut, para atlet terpilih akan menjalani program latihan yang lebih terarah guna meningkatkan performa sebelum tampil di SEA Games.
Melalui sistem seleksi yang bertahap dan berbasis evaluasi menyeluruh. Indonesia Cycling Federation berharap mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang dapat mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional. Kejurnas Track Cycling 2026 pun menjadi langkah awal yang penting dalam mempersiapkan kekuatan balap sepeda nasional untuk menghadapi persaingan di SEA Games 2027.