Richarlison Dicoret Tottenham dari daftar pemain yang dipersiapkan untuk menghadapi Liverpool pada ajang Carabao Cup 2026. Keputusan tersebut langsung mendapat respons dari penyerang asal Brasil itu, yang secara terbuka mempertanyakan alasan klub tidak menyertakan namanya dalam pertandingan tersebut.
Tottenham Hotspur akan menyambangi Liverpool pada Selasa (16/9/2026) pukul 02.00 WIB. Namun, Richarlison tidak memperoleh tempat dalam skuad untuk pertandingan tersebut. Situasi ini kemudian menambah tanda tanya mengenai kelanjutan kariernya bersama klub London Utara.
Richarlison menunjukkan reaksinya melalui media sosial. Pemain berusia 29 tahun itu membagikan ulang tangkapan layar sebuah pemberitaan yang membahas absennya dirinya dari tim. Selain itu, ia menambahkan satu kata, “Mengapa?”, bersama emoji wajah menangis.
Reaksi tersebut muncul ketika hubungan Richarlison dan Tottenham tengah menghadapi ketidakpastian. Sebelumnya, sang penyerang sempat membuka peluang untuk meninggalkan Inggris. Namun, beberapa upaya transfer tidak menghasilkan kesepakatan hingga penutupan bursa.
Rencana Kepindahan ke Vasco da Gama Tidak Terwujud
Sebelum Tottenham mencoret Richarlison untuk pertandingan melawan Liverpool, sang pemain sempat mendekati pintu keluar klub. Vasco da Gama menjadi salah satu tim yang berusaha membawanya kembali ke Brasil.
Tottenham kabarnya sudah menyepakati nilai transfer dengan Vasco. Meskipun demikian, proses kepindahan tidak mencapai tahap akhir karena Richarlison dan klub Brasil tersebut gagal menemukan kesepakatan mengenai persyaratan pribadi.
Pada akhirnya, bursa transfer Brasil tutup pada Jumat tanpa kepindahan Richarlison. Dengan demikian, mantan pemain Everton itu tetap berada di London dan masih berstatus sebagai pemain Tottenham.
Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, sebelumnya juga sudah membicarakan masa depan sang striker. Menurut De Zerbi, ia beberapa kali mencoba membujuk Richarlison untuk melanjutkan karier bersama Spurs.
De Zerbi menjelaskan bahwa percakapan tersebut berlangsung sejak awal musim. Ia ingin mempertahankan Richarlison dan bahkan menyampaikan tawaran kontrak baru kepada pemain Brasil tersebut.
Namun, Richarlison memilih arah berbeda. Karena itu, De Zerbi menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terus-menerus meminta sang pemain mengubah keputusan. Bagi pelatih asal Italia tersebut, ia telah menjalankan perannya dengan memberikan kesempatan kepada Richarlison untuk bertahan.
Kepindahan Richarlison ke Everton Juga Batal
Vasco da Gama bukan satu-satunya klub yang gagal mendapatkan Richarlison. Everton juga sempat berusaha membawa mantan pemainnya itu kembali ke Goodison Park menjelang penutupan bursa transfer.
Rencana tersebut melibatkan nilai sekitar 35 juta poundsterling. Akan tetapi, negosiasi kembali menemui hambatan pada pembahasan kesepakatan pribadi. Alhasil, transfer itu tidak pernah terwujud.
Kegagalan dua rencana transfer tersebut membuat posisi Richarlison semakin rumit. Terlebih lagi, masa kontraknya bersama Tottenham kini hanya menyisakan sembilan bulan.
Sejumlah laporan menyebut sang penyerang sedang mempertimbangkan beberapa kemungkinan untuk menentukan masa depannya. Salah satu opsi yang muncul yaitu meminta Tottenham membebaskannya dari sisa kontrak. Di sisi lain, Spurs masih memiliki opsi untuk menambah masa kerja pemain tersebut selama 12 bulan.
Karena itu, keputusan Tottenham tidak memasukkan Richarlison ke skuad kontra Liverpool semakin meningkatkan perhatian terhadap situasinya. Klub kini harus menentukan langkah berikutnya, sementara sang pemain juga perlu mempertimbangkan kelanjutan kariernya.

Bek AC Milan, Malick Thiaw, menjaga ketat penyerang Tottenham, Richarlison, saat kedua tim bertemu di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion San Siro, Milan.
Tottenham Masih Kesulitan pada Awal Musim
Persoalan Richarlison muncul ketika Tottenham juga belum menemukan performa terbaik pada awal musim Liga Premier bersama De Zerbi. Spurs belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan pembuka kompetisi tersebut.
Bahkan, Tottenham belum mampu menghasilkan satu gol pun dalam empat laga liga itu. Catatan tersebut menjadi awal musim terburuk klub dalam urusan produktivitas gol.
Situasi itu terasa semakin mencolok karena Tottenham mengeluarkan dana lebih dari 300 juta poundsterling untuk memperkuat tim sepanjang bursa transfer musim panas. Klub melakukan investasi besar dengan harapan meningkatkan kualitas skuad dan memperbaiki performa.
Di tengah masalah ketajaman tersebut, absennya Richarlison tentu menarik perhatian. Musim lalu, pemain tim nasional Brasil itu justru menjadi pencetak gol terbanyak Tottenham di seluruh kompetisi.
Richarlison membukukan 12 gol untuk Spurs. Torehan tersebut membuatnya unggul lima gol atas Micky van de Ven dan Joao Palhinha dalam daftar produktivitas tim.
Richarlison Punya Rekor Menarik Saat Menghadapi Liverpool
Selain menjadi pencetak gol terbanyak Tottenham musim lalu, Richarlison mempunyai catatan cukup produktif ketika berhadapan dengan Liverpool. Selama memperkuat Spurs, ia sudah mencetak empat gol dalam tujuh pertandingan melawan klub Merseyside tersebut.
Catatan itu membuat pencoretannya menjelang pertandingan Carabao Cup semakin mendapat sorotan. Tottenham harus menghadapi Liverpool tanpa pemain yang sebelumnya beberapa kali mampu memberikan ancaman ke pertahanan lawan tersebut.
Richarlison sendiri bergabung dengan Tottenham pada 2022 setelah meninggalkan Everton. Sebelum membela kedua klub tersebut, ia lebih dahulu menjalani karier di Inggris bersama Watford.
Sementara itu, pada level internasional, Richarlison juga memiliki pengalaman panjang bersama Brasil. Hingga saat ini, ia telah mengoleksi 54 penampilan bersama tim nasional.
Kini, masa depan Richarlison bersama Tottenham memasuki periode penting. Kontraknya semakin mendekati akhir, sementara dua rencana kepindahan sebelumnya gagal terlaksana. Pada saat yang sama, keputusan klub mencoret namanya dari skuad kontra Liverpool kembali memperbesar pertanyaan mengenai posisinya dalam rencana De Zerbi.
Pertandingan melawan Liverpool pun bisa menjadi gambaran mengenai pilihan Tottenham tanpa Richarlison di lini depan. Sementara Spurs berusaha mengejar kemenangan dan memperbaiki produktivitas gol, Richarlison harus menunggu perkembangan berikutnya untuk menentukan kelanjutan kariernya setelah gagal meninggalkan London pada bursa transfer terakhir.