Pertemuan keduanya berlangsung di Jakarta pada Selasa (1/9/2026), dalam rangkaian kegiatan Seremonial Super League 2026/2027. Momen itu menjadi perhatian karena Shin dan Erick sebelumnya pernah bekerja bersama untuk membangun skuad Garuda.
Namun, situasi mereka sekarang telah berubah. Erick masih menjalankan tugas sebagai Ketua Umum PSSI, sedangkan Shin Tae-yong telah memulai perjalanan baru sebagai pelatih Persija Jakarta.
Alih-alih memperlihatkan suasana canggung, Shin menyambut pertemuan tersebut secara positif. Ia merasa senang dapat kembali bertemu Erick dan sejumlah sosok lain yang sudah dikenalnya selama berkarier di Indonesia.
Shin Tae-yong Tak Persoalkan Pertemuan dengan Erick Thohir
Hubungan profesional antara Shin Tae-yong dan Erick Thohir sebelumnya terjalin ketika keduanya berada dalam lingkungan Timnas Indonesia. Shin bertanggung jawab terhadap performa tim di lapangan, sementara Erick menjalankan perannya sebagai pemimpin federasi sepak bola nasional.
Kerja sama tersebut tidak berlangsung selamanya. PSSI kemudian mengambil keputusan untuk mengakhiri masa kerja Shin sebagai pelatih Timnas Indonesia. Keputusan itu sekaligus menutup salah satu periode penting dalam perjalanan pelatih asal Korea Selatan tersebut di level tim nasional.
Sejak perpisahan itu, Shin dan Erick belum sempat bertatap muka secara langsung. Kesempatan baru muncul ketika keduanya menghadiri kegiatan menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Shin menanggapi pertemuan tersebut dengan santai. Menurutnya, tidak ada sesuatu yang perlu dipersoalkan. Ia justru menyambut positif kesempatan untuk kembali bertemu Ketua Umum PSSI setelah sekian lama.
Ketika muncul pertanyaan mengenai kondisi hubungannya dengan Erick seusai meninggalkan Timnas Indonesia, Shin juga tidak memberikan penilaian negatif. Ia menjelaskan bahwa pertemuan di Jakarta merupakan perjumpaan pertama mereka sejak kerja sama di tim nasional berakhir.
Kenangan Bersama Timnas Indonesia Tetap Membekas
Meski sekarang menjalani jalur berbeda, Shin Tae-yong masih menyimpan kesan terhadap periode panjangnya bersama Timnas Indonesia.
Selama menangani skuad Garuda, Shin terlibat langsung dalam proses pembangunan tim dan perkembangan sepak bola nasional. Pengalaman tersebut tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Karena itu, ia mengaku senang ketika kembali bertemu Erick Thohir. Shin juga menyambut positif perjumpaannya dengan Ferry Paulus serta sejumlah figur sepak bola Indonesia yang sudah dikenalnya.
Shin merasa bangga karena pernah memberikan kontribusi bersama berbagai pihak untuk mendorong perkembangan sepak bola Tanah Air. Meski kebersamaan mereka di tim nasional telah selesai, pengalaman tersebut tetap meninggalkan kesan tersendiri bagi dirinya.
Kini, Shin tidak lagi memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan Timnas Indonesia menghadapi pertandingan internasional. Tantangan barunya datang dari kompetisi klub yang memiliki karakter dan tekanan berbeda.

Pelatih Persija Shin Tae-yong
Persija Jadi Tantangan Baru Shin Tae-yong
Setelah menyelesaikan perjalanan bersama skuad Garuda, Shin Tae-yong akhirnya kembali ke lingkungan sepak bola Indonesia melalui Persija Jakarta.
Macan Kemayoran memberikan kepercayaan kepada pelatih berusia 55 tahun tersebut untuk memimpin tim dalam proyek jangka panjang. Shin mendapat kesempatan menangani Persija selama tiga musim.
Keputusan tersebut membuka lembaran baru dalam kariernya. Ia sekarang harus mengalihkan seluruh perhatian untuk mempersiapkan Persija menghadapi persaingan Super League 2026/2027.
Kembalinya Shin ke kompetisi domestik juga membuatnya dapat mengamati perkembangan liga Indonesia dari perspektif berbeda. Sebelumnya, ia lebih banyak melihat pemain dan kompetisi dalam kapasitas sebagai pelatih tim nasional. Kini, ia terlibat langsung dalam persaingan antarklub.
Menurut penilaiannya, sepak bola liga Indonesia telah menunjukkan perkembangan dibandingkan dengan periode sebelumnya. Kemajuan tersebut membuat Shin semakin antusias menjalani tantangan barunya.
Ia pun bertekad memberikan kemampuan terbaik agar Persija mampu berkembang. Selain mengejar prestasi bersama klub ibu kota, Shin berharap pekerjaannya juga memberikan kontribusi positif bagi kemajuan sepak bola nasional.
Persija Lakukan Perubahan Menjelang Musim Baru
Kehadiran Shin Tae-yong menjadi bagian penting dari langkah Persija dalam menyongsong musim 2026/2027.
Klub ibu kota tidak hanya melakukan perubahan pada posisi pelatih. Manajemen juga memperbarui komposisi skuad dengan mendatangkan sejumlah pemain untuk memenuhi kebutuhan tim.
Perubahan di berbagai sektor tersebut memberi kesempatan kepada Shin untuk membentuk Persija berdasarkan konsep permainan yang ingin ia terapkan. Tantangannya adalah menyatukan para pemain dan membangun sistem yang efektif sebelum persaingan musim baru semakin ketat.
Target Persija tentu membutuhkan persiapan matang. Sebagai salah satu klub dengan ekspektasi tinggi, Macan Kemayoran harus memiliki konsistensi jika ingin bersaing di papan atas.
Pengalaman Shin selama menangani Timnas Indonesia menjadi salah satu modal yang dapat ia bawa ke Persija. Meski demikian, kompetisi klub menuntut pendekatan berbeda karena tim harus menjaga performa sepanjang musim.
Fokus Shin Tae-yong Beralih ke Super League 2026/2027
Pertemuannya dengan Erick Thohir memang menghadirkan kembali cerita masa lalu ketika keduanya masih bekerja untuk Timnas Indonesia. Akan tetapi, Shin Tae-yong kini memilih mengarahkan perhatiannya pada tantangan yang berada di depan.
Super League 2026/2027 akan menjadi panggung baru bagi pelatih asal Korea Selatan tersebut untuk membuktikan kemampuannya di level klub Indonesia.
Persija juga telah memulai pembangunan skuad untuk mendukung kebutuhan sang pelatih. Dengan sejumlah perubahan yang dilakukan, klub berharap mampu tampil lebih kompetitif dan menjaga persaingan di papan atas.
Bagi Shin, kembalinya ke Indonesia menghadirkan kesempatan untuk melanjutkan kontribusinya melalui jalur berbeda. Dahulu ia bekerja untuk membawa Timnas Indonesia berkembang, sedangkan sekarang tugas tersebut ia jalankan bersama Persija Jakarta.
Pertemuan kembali dengan Erick Thohir akhirnya menjadi bagian kecil dari awal perjalanan baru tersebut. Setelah meninggalkan masa lalu bersama skuad Garuda, perhatian Shin Tae-yong kini tertuju pada upaya membangun Macan Kemayoran dan menghadapi ketatnya Super League 2026/2027.